Berita Lahat

Terkenal Licin, Junaidi Si Pendekar Sabu Lahat Dibekuk Polisi, Uang Rp 49 Juta Diamankan

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Terkenal licin, Junaidi alias "pendekar sabu" di wilayah Kikim Area, Kabupaten Lahat, dibekuk polisi

Terkenal Licin, Junaidi Si Pendekar Sabu Lahat Dibekuk Polisi, Uang Rp 49 Juta Diamankan
Sripo/ Ehdi Amin
Pendekar Sabu alias Junaidi dan kakaknya saat diamankan di Polres Lahat, Selasa (17/9/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Terkenal licin, Junaidi alias "pendekar sabu" di wilayah Kikim Area, Kabupaten Lahat, dibekuk polisi.

Naman Junaidi sangat populer dikalangan pecandu narkoba di Lahat.

Meski sudah lama bergelut dengan aktivitas barang haram tersebut, sepakterjangnya sulit terendus.

Pria 44 tahun asal Desa Tanjung Aur, Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat ini berhasil dipaksa bertekuk lutut oleh anggota Polres Lahat.

Junaidi dibekuk bersama kakak kandungnya, Ismed Riadi (45 tahun).

Terungkapnya jaringan peredaran narkoba jenis sabu ini, berawal ditangkapnya Junaidi dengan barang bukti satu paket sedang narkoba diduga jenis sabu.

Cik Ujang Minta ASN Tidak Pecah Belah Bupati dan Wakil Bupati Lahat

Polisi juga mengamankan dua butir pil ekstasi warna merah muda logo superman.

"Ya namanya dipanggil pendekar. Saat anggota juga melakukan penggeledahan di rumah Pendekar ditemukan uang tunai Rp 49 juta. Diduga hasil dari penjualan narkoba,"tegas Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK didampingi Kasat Narkoba, AKP Bobby Eltarik SH saat Press Conference, di Mapolres Lahat. Selasa (17/9)

Kemudian polisi terus melakukan introgasi kepada Pendekar yang merupakan spesialis pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Kikim Area ( Kikim Selatan, Kikim Timur, Kikim Barat, dan Kikim Tengah ).

Benar saja, rupanya pria yang mengakui telah dua tahun menggeluti bisnis barang haram itu, juga menyimpan narkoba ( gudang ) diruma orang tuanya.

Alhasil, polisi menemukan 20 paket narkoba diduga jenis sabu seberat 54.42 gram dan turun mengankan Ismed Riady.

Breaking News: Ibu Guru Yesi Dihantam Truk di Lubuklinggau, Kakinya Patah Sopir Melarikan Diri

"Mereka ini kakak beradik menyimpan narkoba di rumah orang tua dialamat yang sama. Untuk kedua orang tua saat ini masih kita jadikan sebagai saksi," ungkap Kapolres.

Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 atau 112 ayat 2 uu no 35 2009, pengedar dan menguasai dengan hukuman penjara paling singkat enam tahun dan ping la 20 tahun.

"Kita dengan dibantu masyarakat sangat serius membersihkan peredaran narkoba di Kabupaten Lahat ini. Seperti kali ini minimal kita menyelamatkan yang lain setelah kita tangkap pengedar ini."

"Setidaknya 550 jiwa kita selamatkan ( dengan asumsi satu jiwa satu gram menggunakan narkoba) ," tutup Kapolres. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved