Bupati Banyuasin, Askolani Pastikan Kebutuhan Air Bersih Warganya Tetap Terpenuhi

Pemerintah Kabupaten Banyuasin, terus mengupayakan warga di Bumi Sedulang Setudung, dapat memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau ini.

Bupati Banyuasin, Askolani Pastikan Kebutuhan Air Bersih Warganya Tetap Terpenuhi
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Ketua TP PKK Banyuasun dr Fitriyanti Askolani didampingi Bupati Banyuasin H Askolani SH MH membantu menyalurkan air bersih di Desa Rimba Jaya Kecamatan Air Kumbang. 

Bupati Banyuasin, Askolani Pastikan Kebutuhan Air Bersih Warganya Tetap Terpenuhi

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, terus mengupayakan warga di Bumi Sedulang Setudung, dapat memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau ini.

"Untuk keperluaan air bersih tidak bisa dihindari, maka itu dimusim kemarau ini pemerintah berbagai upaya mencari solusi agar masyarakat Banyuasin tetap mendapatkan air sebagai kebutuhan sehari-hari," kata Bupati Banyuasin H Askolani SH MH didampingi Ketua TP PKK Banyuasin dr Fitriyanti Askolani ketika berkunjung ke Desa Rimba Jaya Kecamatan Air Kumbang, Senin (16/9/2019).

Askolani berharap masyarakat menghemat penggunaan air bersih. "Air di Rimba Jaya ini, alhamdulillah terus mengalir. Karena wilayah Banyuasin ini ada beberapa tempat yang banyak airnya. Ada juga di beberapa desa, kendati sudah dilakukan pengeboran air masih tidak keluar air juga," ujar Askolani yang memastikan kebutuhan air bersih untuk masyarakat tetap terpenuhi.

Asakolani juga, mengingatkan masyarakat Rimba Jaya agar tidak membakar lahan, karena sangat berbahaya bagi orang banyak. Untuk itu, kita jaga dan awasi kebun serta hutan dan rawa-rawa agar tidak terbakar.

"Sebagian wilayah Banyuasin, sudah terbakar disebabkan kekeringan dengan cepat api menyalar menghanguskan lahan dan kebun," ungkap Askolani yang meminta kepada warga jangan berani-berani membakar lahan, kalau tidak akan berurusan dengan hukum.

Disisi lain, warga di Desa Kayuara Kuning mengeluhkan penyaluran air bersih oleh PDAM Banyuasin yang hidup hanya sebentar.
"Air PDAM di dalam Kota Kabupaten Pangkalan Balai kerap kali tersendat tidak mengalir. Meskipun mengalir, waktu penyalurannya tidak lama," keluh Pratama warga Kayuara Kuning, belum dapat air. PDAM sudah mati. (mbd/sp)

Editor: Eko Adiasaputro
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved