Irjen Firli Ketua KPK

Terpilih Sebagai Ketua KPK, Ini Pernyataan Pertama Irjen Firli

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023

Terpilih Sebagai Ketua KPK, Ini Pernyataan Pertama Irjen Firli
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Irjen Firli dijumpai di Bandara SMB II Palembang, Jumat (13/9/2019) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Irjen Firli akhirnya memberikan pernyataan setelah ditetapkan Komisi 3 DPR RI sebagai ketua KPK.

Irjen Firli dari hasil voting yang dilakukan Anggota Komisi 3 meraih 56 suara.

"Ini tantangan bagi kita semua bagaimana mengemban amanat rakyat. DPR merupakan perwakilan rakyat dan perwujudan dari rakyat. Tentu ini adalah kehendak Allah,"

"Saya pernah mengatakan pada kawan-kawan media, Allah pasti akan memberikan amanah, jabatan, kekuasan, kemuliaan dan kedudukan sesuai kehendak-Nya. Sudah diamanatkan Allah, saya harus menerima, tidak bisa tidak menerima," ujar Firli dijumpai di Bandara SMB II Palembang, Jumat (13/9/2019) malam.

Irjen Firli Jabat Ketua KPK, Selain Firli Ini Daftar Perwira Aktif Polri Pimpin Lembaga Negara

Lanjut jenderal bintang dua ini, dengan terpilihnya sebagai Ketua KPK tuntunya ada tanggung jawab dunia dan akhirat.

Ia menetapkan hati dan akan gunakan serta kerahkan kemampuan, pikiran dan tenaga untuk melakukan upaya pemberantasan korupsi yang berhasil guna dan berdaya guna seperti disebutkan pasal 4 UU nomor 20 tahun 2002.

"Kedepan akan melakukan pemberantasan korupsi. Akan dilakukan sebagaimana pengertian pemberantasan korupsi berdasarkan UU."

"Tidak ada persoalan siapa saja yang memimpin suatu institusi. Melakukan koordinasi dengan seluruh intansi yang berwenang dan tidak ada lagi melihat kepangkatan," ungkapnya.

Ketua KPK Irjen Firli Sosok Petarung Lahir dari Desa Terpelosok di OKU, Yatim Sejak Kecil

Semangat koordinasi, semangat supervisi, semangat pencegahan, semangat pemberantasan korupsi harus dilakukan.

Untuk memberantas korupsi menurut Firli, caranya banyak.

Bisa melakukan pendekatan untuk meminimalisasi korupsi, penyelidikan, penyidikan hingga monitoring.

Karena sesuai dalam Pasal 6 huruf e, KPK harus hadir dalam setiap program pemerintah.

Dalam setiap leading sektor, agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan tidak ada kerugian negara.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved