Polisi Home Visit ke Rumah Nadia dan Vika

Kaposek Lubukbatang AKP Ujang AbduAziz bersama Tim Urkes Polres OKU . Home Visit Pores OKU ke kediaman Zahril Hamid dan Yuni

Polisi Home Visit ke Rumah Nadia dan Vika
Doc. Polsek Lubukbatang
Home visit Kapolsek Lubuk Batang dan Tim Urusan Kesehatan (Urkes) Polres OKU ke rumah kediaman Nadia dan Vika di Desa Merbau Kecamatan Lubukbatang. 

BATURAJA, TRIBUNSUMSEL.COM---Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari bersama  Tim Urusan Kesehatan (Urkes) Polres OKU Anica Tursia AM.Keb, SKM dan  Kapolsek Lubut Batang AKP Ujang Abdul Aziz. Tim Urkes Polres OKU langsung melakukan home visit ke kediaman dua saudara kandung  di Desa Merbau  untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Kapolres OKU  mengatakan, Kunjungan itu dilakukan tanggal 3 September 2019 (sebelum  Nadia dan Vika dirujuk ke Rumah Sakit). Dikatakan Kapolres, kegiatan sambang itu dilakukan oleh Kaposek Lubukbatang AKP Ujang AbduAziz bersama Tim Urkes Polres OKU . Home Visit Pores OKU ke kediaman  Zahril Hamid dan Yuni (kedua orang tua Nadia dan Vika)  

Dikesempatan itu Urmin Kes Polres OKU Anica Tursia yang melakukan pemeriksaan terhadap kedua akak beradik ini mengatakan. Kondisi  kedua kakak beradik ini sangat memprihatinkan kulit dan  jari-jari tangan yang  sudah memendek rambut juga sudah rontok.  Nadia (19) dan Vika Laona (11) namun karena pertumbuhan tak lazim  sehingga Nadia yang sudah berusia 19 tahun terihat seperti anak berusia 10 tahun , begitu juga adiknya meskipun sudah berusia 11 tahun namun seperti anak balita.

Akibat pertumbuhan fisiknya bermasalah tidak seperti anak-anak seusianya, kedua beradik ini lebih banyak mengurung diri didaam rumah mereka yang beralamat  di RT 01 Desa Merbau Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Propinsi Sumatera Selatan.

Nadia sempat sekolah berhenti sampai  kelas 4 SD, sedangkan Vika tidak sekolah pernah sama sekali karena malu dnegan kondisi mereka .

” Jangankan sekolah keluar rumah saja mereka malu,  tutur Zahril seraya menambahkan puterinya  pernah diolok-olok teman sebayanya.

Kasus penyakit langka ini ditemukan oleh   Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari bersama  Tim Urusan Kesehatan (Urkes) Polres OKU Anica Tursia AM.Keb, SKM dan Kapolsek Lubut Batang AKP Ujang Abdul Aziz.

Tim Urkes Polres OKU langsung meakukan home visit ke kediaman dua saudara kandung  di Desa Merbau  untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Pantauan awak media, kondisi tubuh dua kakak beradik ini sungguh memilukan

Tumbuh kembang fisiknya terambat (tidak berkembang) seperti layaknya anak seusianya. Ukuran tubuh  Nadia dan Vika  tidak mengaami tumbuh kembang sempurna . Disusia Nadia yang sduah 19 tahun  namun tubuhnya seperti  seperti layaknya  anak dibawah usiah 10 tahun.

Bahkan jari-jari dikedua tangan kedua kakak beradik ini  memendek akibat penyakit yang mereka derita. Kedua kakak beradik ini mengeuhkan rasa gatal yang luar biasa akibat penyakit kulit yang mereka derita . Lebih  memliukan lagi kulit  disekujur tubuhnya melepuh berwarna kemerahan mirip  luka bakar.(eni)

 
 

Editor: Erwanto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved