Karhutla 2019

Tepis Tudingan Penyumbang Asap ke Malaysia, Gubernur Sumsel : Negara Mereka Turut Sumbang Asap

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyebut kabut asap di Malaysia juga disumbang oleh kebakaran di negara itu

Tepis Tudingan Penyumbang Asap ke Malaysia, Gubernur Sumsel : Negara Mereka Turut Sumbang Asap
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyebut kabut asap di Malaysia juga disumbang oleh kebakaran di negara itu.

Pernyataan Deru ini menjawab tudingan Malaysia yang mengatakan Indonesia sebagai penyumbang asap diwilayahnya.

Menurutnya, walau disejumlah kabupaten/kota di Sumsel terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) namun, justru negara mereka yang turut sumbang kabut asap.

“Iya, sampai ibu Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) marah-marah. Justru negara mereka yang sumbang (kabut asap) itu, di Serawak itu,” ujarnya, usai acara di kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan, Rabu (11/9/2019).

Tidak Sempat Mandi dan Kurang Tidur, Cerita Anggota DPKPB Demi Padamkan Kebakaran di Lubuklinggau

Disebutkannya, kondisi titik api di Sumatera Selatan tidak ditemukan firespot yang besar.

Luasan lahan yang terbakar memang sedikit, tapi jumlah lahan terbakar cukup banyak sehingga volume asap yang dihasilkan terus meningkat.

Hasil ini ia dapatkan saat pemantauan disejumlah kabupaten.

"banyak lahan tidak produktif di daerah Muara Kuang, Kabupaten OKI Sumsel yang terbakar," ungkapnya.

Lanjut Deru, Kondisi terkini harus disikapi, sebab ada perbaikan kualitas yang tertera pada alat pemantauan kualitas udara.

Cerita 2 Petani Sampai Luka Bakar Padamkan Kebakaran Kebun di Desa Soak Batok Ogan Ilir

"Saya sudah Instruksikan bagi masker, untuk jam kerja tidak terganggu karena jarak pandang masih normal. Kalau saya membaca indikator itu dari Bandara."

"Jika pesawat sampai delay karena jarak pandang maka Pemprov akan segera sikapi," ujarnya.(SP/ Rahmaliyah)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved