Berita Pendidikan

Sekolah Swasta di Sumsel Terancam Tutup, Kadisdik Minta Berbenah Supaya Jadi Pilihan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sejumlah sekolah swasta di Sumsel terancam tutup karena kekurangan siswa

Sekolah Swasta di Sumsel Terancam Tutup, Kadisdik Minta Berbenah Supaya Jadi Pilihan
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo 

"Selain itu juga menyampaikan pendapat ataupun saran perbaikan tentang pendidikan kepada anggota, masyarakat terutama kepada pemerintah," katanya.

Ketua Ombusman Sumsel, M. Adrian Agustiansyah SH MHum mengatakan bahwa masalah kekurangan siswa dari sekolah swasta disebabkan beberapa faktor diantaranya pendirian sekolah negeri tidak melihat kebutuhan sekolah sekitar.

"Selain itu, penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) tidak menghitung daya tampung sekolah lainnya terutama swasta," katanya.

Seperti di kabupaten Lubuklinggau, untuk tahun ini yang harus ditampung untuk jenjng SMA sebanyak 4.445 anak.

Ternyata hampir seluruh anak-anak sekolah masuknya negeri semua. Karena untuk negeri saja daya tampungnya sudah tersedia 4.417 anak.

"Artinya daya tampung negeri sudah sama dengan yang baru keluar (lulus SMP). Otomatis anak-anak larinya ke sekolah negeri semua," ujarnya.

Sementara itu, Anggota BMPS ini adalah seluruh yayasan pendidikan sekolah swasta di kabupaten/kota.

Khusus di Palembang sendiri ada 147 yayasan yang menaungi dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMA sederajat.

Adapun rinciannya yakni jenjang TK ada 398 sekolah, SD Swasta 78 sekolah, SMP swasta 139 sekolah, SMA swasta 97 sekolah, dan SMK swasta 69 sekolah.

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved