Ribuan Pencari Kerja Antre di Graha Sedulang Setudung untuk Lamar Pekerjaan di Bursa Kerja Banyuasin

Ribuan pencari kerja antre di Gedung Graha Bumi Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin tempat diadakannya bursa kerja, Job Fair 2019, Rabu (11/9/2019).

Ribuan Pencari Kerja Antre di Graha Sedulang Setudung untuk Lamar Pekerjaan di Bursa Kerja Banyuasin
SRIPO/MAT BODOK
MAKSIMALKAN NAKER BANYUASIN - Bupati Banyuasin H Askolani SH MH didampingi Ketua TP PKK Banyuasin dr Fitriyanti Askolani dan Sekda Banyuasin Dr HM Senen HAR mengingatkan kepada perusahaan agar memaksimalkan tenaga kerja (naker) asal Banyuasin, Rabu (11/9/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Ribuan pencari kerja antre di Gedung Graha Bumi Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin untuk melamar pekerjaan saat gelaran bursa kerja, Job Fair 2019, Rabu (11/9/2019).

Ada 17 meja dari masing-masing perusahaan yang membuka lowongan kerja pada gelaran job fair kali ini.

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH didampingi Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Fitriyanti, dan Wakil Bupati H Slamet SH didampingi Istri Hj Neny Wahyuni dan Pj Sekda Dr H M Senen Har, Kapolres AKBP Danny S, Dandim 0430/ Banyuasin Letkol Arh Alfian memantau pelaksanaan Job Fair tersebut.

Bupati Banyuasin Askolani berharap, pihak perusahaan bisa memaksimalkan seluruh pelamar yang benar-benar mau bekerja.

"Sampaikan salam Bupati Banyuasin ke pada pimpinan Anda, agar bisa memaksimalkan sebaik mungkin perusahaan untuk menerima para pekerja melalui Job Fair ini," ucap Askolani setiap mendatangi stand penerimaan pekerja di dalam Aula graha Sedulang Setudung.

Masih kata Askolani, kesempatan yang baik ini bisa meyakinkan karena antara pelamar pekerjaan dengan pihak perusahaan langsung bertatap muka dan proses surat lamaran langsung diterima dan dibaca dengan teliti.

"Saya jamin bursa kerja yang difasilitasi Pemkab secara transparan dan tidak ada kecuranga," ukar Askolani.

Langkah job fair sebagai upaya menekan angka pengangguran dan mengetaskan kemiskinan di wilayah Banyuasin.

"Kita entaskan pengangguran di Banyuasin melalui job fair. Saya tekankan pihak perusahaan agar memaksimalkan ketenaga kerjaan asal dari Banyuasin," tegas Askolani.

Sementara itu, Sekda Banyuasin Dr HM Senen HAR didampingibKepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Noor Yoseft Zaath mengatakan, jumlah pelamar terdiri putra dan putri asli Banyuasin, sekira 3.000 pencari kerja untuk melamar kerja di 17 perusahaan pada jon fair yang dibuka secara terbuka. Dari ribuan itu bakal diterima kerja sebanyak 970 orang yang dinyatakan lulus dan bisa bekerja.

"Semua pelamar ini asli mengantongi KTP Banyuasin. Dan perusahaan yang ada resmi mempekerjakan tenaga asli asal Banyuasin," tutur Senen yang meminta kepada pekerja apabila lulus tes bekerjalah sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada di perusahaan.

Sekda yakin, putra dan putri akan bekerja sungguh-sungguh dengan bahan telah berhasil dari pelatihan tenaga kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) yang diikuti sebanyak 640 orang tenaga kerja sebelum ikut dalam job fair.

"Insya Allah, apabila niat hati yang ikhlas untuk bekerja dinperusahaan dengan dasar ilmu yang terlatih pasti lulus dan bekerja," timpal Noor Kadis Tenaga Kerja.

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved