Manager Sriwijaya FC Tak Setuju Point Dikurangi Kalau Suporter Bikin Rusuh Pertandingan

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) baru-baru ini mengusulkan sanksi pengurangan poin jika ada suporter sepakbola yang berulang

Manager Sriwijaya FC Tak Setuju Point Dikurangi Kalau Suporter Bikin Rusuh Pertandingan
Tribun Sumsel/ Weni Wahyuni
Hendri Zainuddin 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) baru-baru ini mengusulkan sanksi pengurangan poin jika ada suporter sepakbola yang berulang dan mengganggu jalannya pertandingan sebagai bentuk efek jera tanggapan dari manajemen Sriwijaya FC.

Manajer Tim Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin mengatakan bahwa usulan tersebut tentu akan merugikan tim. Tentu tim Sriwijaya FC tak setuju dengan usulan tersebut.

"Janganlah, ini tentu pasti merugikan tim," katanya, Rabu (11/9/2019).

Hendri melanjutkan usulan tersebut merugikan tim karena sama sekali tak ada hubungannya antara ulah suporter dengan poin. Selama ini sudah berlaku denda yang dibebani ke klub karena pelanggaran yang dilakukan suporter, itupun terasa sudah berat.

"Kalau poin itu kan hasil sebuah pertandingan. Kita dari Sriwijaya FC tidak setuju dengan usulan tersebut," ungkapnya.

Clean Sheet Paling Banyak Selama 15 Pekan, Kiper Sriwijaya FC Galih Sudaryono Beberkan Kuncinya

Juru Gedor Sriwijaya FC Yongki Aribowo Sebut Pemain Persita Ini Harus Diwaspadai Saat Pertandingan

Seperti diketahui selama Liga 2 berlangsung, tim Sriwijaya FC sudah dua kali mendapatkan "surat cinta" dari Komdis PSSI terkait dengan ulah suporter di lapangan karena menyalakan flare dan smoke bomb.

Saat itu Sriwijaya FC sedang menjamu tamunya PSCS Cilacap pada 7 Juli dan Aceh Babel United pada 14 Agustus lalu. Menurut surat yang disampaikan oleh Komdis PSSI, Sriwijaya FC harus didenda karena adanya suporter yang menyalakan flare maupun smoke bomb. Karena hal tersebut Sriwijaya FC harus membayar denda masing-masing Rp75 juta.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved