Berita Lahat

Belasan Panitia Acara Pernikahan di Jarai Lahat Keracunan Makan Sambal Tahu Umbi

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Belasan warga Desa Sadan, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, diduga mengalami keracunan

Belasan Panitia Acara Pernikahan di Jarai Lahat Keracunan Makan Sambal Tahu Umbi
Sripo/ Ehdi Amin
Makanan sambal tahu umbi yang membuat warga Jarai keracunan makanan, Rabu (11/9/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Belasan warga Desa Sadan, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, diduga mengalami keracunan.

Warga diduga keracunan akibat makan sambal tahu bercampur umbi bunga mirip daun bawang, Rabu (11/9/2019).

Kejadian ini membuat warga desa setempat heboh.

Mereka yang diduga keracunan ini adalah tamu yang menghadiri resepsi pernikahan di kediaman Idrus, warga setempat.

Setelah acara panitia memasak menu sambal tahu campur bunga seperti daun bawang, untuk makan bersama.

Bangkit dari Keterpurukan, Warga Lahat ini Ucapkan Selamat Tinggal Program Keluarga Harapan (PKH)

"Acara sebenarnya sudah selesai, para korban ini panitia acara, masak untuk makan bersama. Ada 14 orang yang alami keracunan," kata Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kapolsek Jarai, Iptu Hendrinadi SH MH, via seluler.

Tanpa ragu, panitia juga masih kerabat Idrus yang sudah mensukseskan acara persedekahan itu pun melahap menu yang dimasak itu.

Tidak beberapa lama, efek menu masakan itu mulai terasa.

Mereka yang menyantap sambal tersebut, mulai merasakan mual dan pusing. Bahkan, beberapa diantaranya mulai muntah.

Selain Menteri Susi, Mak Beti dan Bude Sumiyati Ramaikan Siberkreasi Netizen Fair 2019

Merasa ada tidak beres, warga yang ada sekitar lansung melarikan belasan korban ini ke Puskesmas Jarai, untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Warga atas nama Riska (33 tahun), harus dilarikan ke RSUD Besemah, Kota Pagaralam.

Sedangkan sisanya, sudah dipersilahkan pulang, setelah mendapat perawatan di Puskesmas Jarai.

Puisi Habibie untuk Ainun yang Fenomenal, Kisah Cinta Sejati : Kami Tetap tak Terpisahkan Lagi

"Satu orang kondisi cukup serius, hingga dilarikan ke rumah sakit Besemah. Sisa makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan, sudah kami ambil untuk dites di Dinas Kesehatan,"terangnya. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved