Berita Muara Enim

DP3A Muara Enim Gelar Pelatihan TOT SDM Pelayanan dan Pendampingan Korban KDRT

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM-Pemerintah Kabupaten Muaraenim memberikan pelatihan terhadap 60 orang trainer

DP3A Muara Enim Gelar Pelatihan TOT SDM Pelayanan dan Pendampingan Korban KDRT
Tribun Sumsel/ Ika Anggraeni
Pemerintah Kabupaten Muaraenim memberikan pelatihan terhadap 60 orang trainer, Senin (9/9/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM-Pemerintah Kabupaten Muaraenim memberikan pelatihan terhadap 60 orang trainer.

Kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan pelatih Training Of Trainer (TOT) SDM dalam Pelayanan dan pendampingan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),

Hal ini terungkap dalam pelatihan Bagi Pelatih Training Of Trainer (TOT) SDM Pelayanan dan Pendampingan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Kabupaten Muaraenim, Senin, (9/9/2019) di Hotel Griya Serasan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Muaraenim yang diwakili Sekda Muaraenim Hasanudini, didampingi Kepala Dinas Permberdayaan Perempuan Dan Anak (DP3A) Kabupaten Muaraenim Helman.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Yayasan Indonesia Ramah Anak (Indora) Taufueq dan Endang Suprapti.

Kepala DP3A Kabupaten Muaraenim, Helman mengatakan, kegiataan ini diikuti 60 orang peserta.

"Para peserta berasal dari berbagai instansi maupun organisasi masyarakat yang fokus dalam menangani masalah perempuan dan anak diantaranya Organisasi Wanita, Staf, Puskesmas, Polres Muaraenim, Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Tingkat Kabupaten Muaraenim, " katanya.

Dikatakannya bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan para trainer dalam menangangi kasus-kasus KDRT yang terjadi.

"Selain itu untuk menambah wawasan, dan harapan kita ilmu yang didapat dapat diaplikasikan kemasyarakat sehingga dalam penanganan korban kekerasan dalam rumah tangga, khususnya terhadap perempuan dapat dilakukan secara optimal,karena optimal,karena untuk menangani kasus-kasus KDRT selain dibutuhkan pemahaman yang baik juga harus benar-benar paham terkait aspek psikologi korban," katanya.

Sekda Muaraenim Hasanudin mengatakan, penanganan korban kekerasan dapat dilaksanakan secara optimal dengan mempertimbangkan kepentingan dan kebutuhan korban.

Halaman
12
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved