Berita Pendidikan

Ini 4 Nama Bakal Calon Dikrektur Politeknik Sriwijaya (Polsri), Segera Sampaikan Visi Misi

Penjaringan dan pemilihan Bakal calon (Balon) Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) periode 2020-2024 memasuki tahap akhir

Ini 4 Nama Bakal Calon Dikrektur Politeknik Sriwijaya (Polsri), Segera Sampaikan Visi Misi
Istimewa
Empat bakal calon Direktur Polsri Drs Zakaria MPd dari Jurusan Bahasa Inggris, Ir Sairul Efendi MT dari Jurusan Teknik Mesin, Dr Ing Ahmad Taqwa MT dari Jurusan Teknik Elektro, dan Ir A Rahman MT dari Jurusan Teknik Elektro.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Penjaringan dan pemilihan Bakal calon (Balon) Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) periode 2020-2024 memasuki tahap akhir.

Ketua Panitia Pemilihan Direktur Polsri Dicky Seprianto mengatakan dari awal penjaringan didapat ada 34 Kandidat nama Internal Polsri dari pegawai PNS yang dinyatakan memenuhi syarat.

“Pada tahap akhir penjaringan balon terdapat 20 nama yang diusulkan menjadi balon, semuanya berasal dari Dosen Polsri l dan tidak terdapat calon dari luar Polsri,” jelasnya.

Dari 20 nama tersebut, empat balon yang mengembalikan formulir dan persyaratan balon Direktur.

Setelah dilakukan verifikasi oleh panitia pemilihan terhadap dokumen dan persyaratan semuanya dinyatakan memenuhi persyaratan.

Selanjutnya pada tanggal 5 September 2019 dilakukan rapat senat tertutup untuk menetapkan empat calon.

Empat bakal calon itu yakni Ir Sairul Efendi MT dari Jurusan Teknik Mesin, Drs Zakaria MPd dari Jurusan Bahasa Inggris, Ir A Rahman MT dari Jurusan Teknik Elektro dan Dr Ing Ahmad Taqwa MT dari Jurusan Teknik Elektro.

Selanjutnya, senat polsri akan mengundang pejabat dari Kemenristek Dikti untuk dapat hadir mengikuti penyampaian visi, misi dan program kerja dari masing–masing calon.

Penyampaian visi misi dilaksanakan antara 12 -17 September 2019.

"Balon Direktur Polsri ini akan menyampaikan Visi, Misi dan Program Kerja 4 tahun ke depan,” katanya.

Panitia telah menentukan syarat bakal calon Direktur Polsri masa bakti 2020-2024 adalah PNS yang memiliki jenjang akademik minimal lektor, beriman dan bertakwa kepasa Tuhan Yang Maha Esa, usia minimal 60 tahun.

Memiliki pengalaman manajerial minimal ketua jurusan dan paling rendah pejabat eselon II.

Selain itu juga bersedia dicalonkan sebagai Direktur, berpendidikan minimal S-2 dan tak pernah tersandung kasus hukum.

“Sedangkan sebelum pemilihan, kandidat akan ditetapkan menjadi tiga nama yang nanti akan diajukan ke Kemenristekdikti pada 19 September 2019,” tutupnya.

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved