Pakar Pendidikan : Guru Perlu Melek Teknologi, Jangan Sampai Dibohongi Murid

Hal itu diungkapkan pakar pendidikan yakni Prof Dr H E Mulyasa MPd ketika menjadi narasumber pada seminar nasional peningkatkan kompetensi

Pakar Pendidikan : Guru Perlu Melek Teknologi, Jangan Sampai Dibohongi Murid
Tribun Sumsel/ Edison
Foto bersama setelah seminar nasional peningkatan kompetensi serta kemampuan para guru digelar PT Pertamina Driling Services Indonesia (PDSI) di Resto Mahkota, Jumat (6/9/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Di era milenial saat ini para guru dituntut untuk memahami teknologi dan teknik mengajar yang baik untuk anak, jika tidak maka bisa-bisa murid lebih pintar dan membohongi para guru.

Hal itu diungkapkan pakar pendidikan yakni Prof Dr H E Mulyasa MPd ketika menjadi narasumber pada seminar nasional peningkatkan kompetensi serta kemampuan para guru digelar PT Pertamina Driling Services Indonesia (PDSI) di Resto Mahkota, Jumat (6/9/2019).

"Para guru harus memiliki kompetensi dan kemampuan apalagi saat ini era milenial, jangan sampai guru gaptek tak ada kemampuan akhirnya dikadalin atau dibohongi murid," tuturnya.

Pria yang merupakan pencetus kurikulum 2013 ini mengaku sesuai dengan tema acara yakni Guru Milenial di Era Industri 4.0 dan Peradapan 5.0, dimana sudah tidak zaman lagi mengajar dengan kekerasan dan membuat murid tidak nyaman.

"Metode saat ini bagaimana menciptakan murid senang terlebih dahulu baik dengan guru dan lingkungan kantor baru diberikan pengajaran, sehebat apapun guru kalau anak sudah kesal,"

"Tidak senang dan benci lalu dimasuki ajaran maka tidak akan masuk, pelajaran tidak masuk ke relung hati mereka tapi kalau bahagia belajar maka sesulit apapun pelajaran akan mudah mereka serap," katanya.

Dalam kegiatan yang diikuti 40 guru tingkat SMA dari tiga sekolah yakni SMA 1, SMA 2 dan SMA 5 kota Prabumulih.

Juga menghadirkan Prof Dr H E Mulyasa MPd, juga turut hadir narasumber dari Psikolog, Maya Sita Darlina SPsi MSi Psi dan Drs Purwaji serta Programer dan Web development Desainer, Ucu Suryadi SKom.

Kegiatan dibuka langsung oleh Asisten III Pemerintah kota Prabumulih HM Rasyid SAg MM, Asisten Manager Support Projeck Sumatera Bagian Selatan PT PDSI, Suwarno dan Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumsel diwakili Kabid Kurikulum, Dr Arwan MPdi serta para kepala sekolah.

Asisten III Pemerintah kota Prabumulih HM Rasyid SAg MM mengungkapkan apresiasi pemerintah terhadap kegiatan tersebut dan berharap kedepan perusahaan lebih memperluas kegiatan ke seluruh sekolah SMA maupun SMP dan SD.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved