Kemarau, Serapan Beras Bulog Lubuklinggau Turun 70 Persen

Musim kemarau yang terjadi saat ini membuat Kantor Badan Urusan Logistik (Kansilog) Lubukinggau kesulitan melakukan penyerapan beras dari petani.

Kemarau, Serapan Beras Bulog Lubuklinggau Turun 70 Persen
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Kepala Kansilog Lubuklinggau, Meizarani. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Musim kemarau yang terjadi saat ini membuat Kantor Badan Urusan Logistik (Kansilog) Lubukinggau kesulitan melakukan penyerapan beras dari petani.

Kepala Kansilog Lubuklinggau, Meizarani mengatakan, penurunan serapan beras dari tingkat petani selama musim kemarau ini turun mencapai 50-70 persen.

"Penurunanannya karena banyak petani yang gagal panen dan kekeringan karena musim kemarau," kata Meizarani saat dibincangi Tribunsumsel.com, Rabu (4/9/2019).

Namun Kansilog Lubuklinggau pun tidak terlalu khawatir karena penurunan serapan beras oleh Bulog hanya terjadi pada bulan Juli dan Agustus saja.

Mei pun memastikan stok beras selama tahun 2019 ini aman sampai dengan akhir tahun mendatang meskipun terjadi musim kemarau.

"Serapan kita saat ini sudah 1.100 ton dari target 2.300 ton sampai dengan akhir tahun nanti, jumlah ini masih terbilang aman," katanya.

Meskipun saat ini kendala dilapangan harga beras dipasaran petani masih terbilang tinggi. Sementara Bulog tidak bisa membeli melebihi harga yang telah ditetapkan pemerintah.

"Harga dikisaran petani saat ini rata-rata Rp 9.000 perkilogram. Itu jauh di atas pembelian yang di tetapkan fleksibilitas pemerintah yakni Rp 8.400 perkilogram," paparnya.

Ia menuturkan, wilayah Lubuklinggau bukan merupakan wilayah produsen beras, maka Bulog mengandalkan pasokan dari wilayah sekitar seperti Kabupaten Musi Rawas terutama di wilayah Kecamatan Tugu Mulyo dan Sumber Harta.

"Kedua wilayah itu paling banyak sementara lainnya seperti Lubuklinggau hanya sedikit apalagi Muaratara tidak ada sama sekali," ujarnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved