Bupati Muaraenim Ditangkap KPK

Inilah Detik-detik Kronologi OTT dan Penangkapan Bupati Muaraenim, Ada Kode Lima Kosong Kosong

Berikut transkrisp rilis perkara yang dibacakan oleh Pimpinan KPK Basariah Panjaitan: Mulai dari kronologi, konstruksi perkara dan status

Inilah Detik-detik Kronologi OTT dan Penangkapan Bupati Muaraenim, Ada Kode Lima Kosong Kosong
Tribun Sumsel
Bupati Muaraenim Ahmad Yani. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Selasa (3/9) malam akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis operasi tangkap tangan (OTT) dan ditangkapnya Bupati Muaraenim Ahmad Yani.

KPK dengan gamblang menyebutkan kronologi OTT dan penangkapan serta konstruksi perkara yang menjerat Ahmad Yani itu.

Bukan main, Ahmad Yani disangkakan menerima fee proyek yang mencapai Rp 13,4 miliar.

Meski barang bukti yang diamankan saat OTT hanya sebesar 35 USD atau Rp 500 Juta.

Berikut transkrisp rilis perkara yang dibacakan oleh Pimpinan KPK Basariah Panjaitan: 

Kronologis Tangkap Tangan

KPK mendapatkan informasi akan ada penyerahan uang sebagai bagian komitmen fee 10 persen dari proyek yang didapat ROF (Roby pemilik PT Enra Sari) yang itu diserahkan kepada Bupati Muaraenim Ahmad Yani melalui EM (Elfin Mz Muchtar).

Lalu pada 2 September 2019 sekitar pukul 15.30 tim KPK melihat ROF bersama stafnya bertemu dengan EM duduk bersama-sama di sebuah restoran mie ayam di Palembang.

Kemudian pukul 15.40, KPK telah melihat dugaan penyerahan uang dari ROF ke EM di tempat tersebut.

Seterusnya setelah penyerahan uang terlaksana, sekitar pukul 17.00 tim mengamankan EM dan ROF beserta stafnya masing-masing dan mengamankan uang sejumlah 35 ribu USD.

Halaman
123
Penulis: Prawira Maulana
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved