Ditemukan Alat Hisap Sabu di Lokasi Proyek Gardu Induk Muratara yang Mangkrak

Teka-teki terbakarnya trafo Gardu Induk 150 kV Muara Rupit di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) belum terungkap.

Ditemukan Alat Hisap Sabu di Lokasi Proyek Gardu Induk Muratara yang Mangkrak
Rahmat Aizullah/TribunSumsel
Sebuah benda diduga alat hisap sabu ditemukan di lokasi proyek pembangunan Gardu Induk Muratara yang mangkrak. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Teka-teki terbakarnya trafo Gardu Induk 150 kV Muara Rupit di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) belum terungkap.

Hingga kini belum ada kejelasan apakah trafo tersebut terbakar sendiri atau sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Padahal, terbakarnya trafo Gardu Induk tersebut mengakibatkan kerugian yang cukup besar hingga ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kini proyek pembangunan Gardu Induk yang berada di Desa Lubuk Rumbai Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara itu mangkrak dan terbengkalai.

Belum lagi lokasi pembangunan Gardu Induk disinyalir menjadi tempat bagi penyalahgunaan narkoba mengkonsumsi barang haram.

Pasalnya, pantauan Tribunsumsel.com Senin (2/9/2019), di lokasi proyek Gardu Induk yang mangkrak ditemukan benda yang diduga alat hisap sabu.

Benda tersebut berupa sedotan plastik yang ditusuk menembus ke tutup botol terbuat dari kaleng.

Sebelumnya, Pemkab Muratara mengaku akan membuat surat laporan terkait terbakarnya trafo Gardu Induk tersebut ke pihak PT PLN (Persero).

"Nanti kita laporkan kejadian ini, kita buat surat ke PT PLN di Palembang," kata Bupati Muratara, Syarif Hidayat.

Halaman
12
Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved