Polres Banyuasin Gelar Operasi Patuh Musi 13 Hari

Polres Banyuasin menggelar Pasukan Operasi Patuh Musi Tahun 2019 dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan

Polres Banyuasin Gelar Operasi Patuh Musi 13 Hari
Istimewa
Polres Banyuasin menggelar Pasukan Operasi Patuh Musi Tahun 2019 dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat di bidang kamseltibcarlantas, Kamis (29/8/2019). 

BANYUASIN, TRIBUNSUMSEL.COM -- Polres Banyuasin menggelar Pasukan Operasi Patuh Musi Tahun 2019 dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat di bidang kamseltibcarlantas, Kamis (29/8/2019).

Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Musi 2019 ini dipimpin langsung Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk, selaku komandan apel Ipda Ricky Febrien SH dan perwira apel Iptu Damidjan SH

Adapun peserta apel gelar pasukan tadi, diikuti oleh Wakapolres Banyuasin, pejabat utama Polres Banyuasin, para perwira dan seluruh personil serta jajaran polsek serta jajaran ASN yang terlibat juga turun apel pasukan.

Dalam apel gelar pasukan tersebut, dilakukan penyematan tanda pita operasi oleh Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk selaku pimpinan apel dan sekaligus pembacaan amanat Kapolda Sumsel. Karena pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2019 dimulai dari, Kamis-Rabu (29/8-11/9/2019).

Untuk sasaran prioritas Operasi Patuh Musi 2019 yakni, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar. Pengemudi R-4 yang tidak menggunakan Safety Belt. Pengemudi R-4 melebihi batas maksimal kecepatan karena mengancam keselamatan.

Kemudian, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan. Penanganan korban pasca kecelakaan. Pengemudi ranmor yang melawan arus. Lalu, mabuk pada saat mengemudi kendaraan bermotor. Ditambah dengan pengendara ranmor yang masih dibawah umur. Menggunakan HP pada saat mengemudikan ranmor. Lebih lagi, ranmor yang menggunakan Lampu Strobo.

Sedangkan target operasi penindakan pelanggaran prioritas Polda Sumsel adalah sebagai berikut, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI. Pengemudi ranmor yang melawan arah. Penertipan truk over dimensi over load masuk kota tidak pada jam operasi. Parkir tidak pada tempatnya.

"Kita hanya ingin meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat di bidang kamseltibcarlantas," tegas Kapolres Banyuasin AKBP Danny dan ada yang harus ditindak secara prioritas dan ada target dalam pelaksanaan operasi.

Editor: Erwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved