Pemkab Muaraenim Berkomitmen Jadi Kabupaten Laik Anak

Muaraenim menargetkan akan menjadi salah satu Kabupaten di Sumatera Selatan yang menjadi Kabupaten Layak Anak.

Pemkab Muaraenim Berkomitmen Jadi Kabupaten Laik Anak
ISTIMEWA
Bupati Muaraenim Ahmad Yani dan istri Sumarni menunjukkan piagam dan plakat atas penghargaan yang diraih dalam ajang 7 Outstanding Award in South Sumatra yang digelar Tribun Sumsel, Selasa (2/7) malam di Hotel Excelton Palembang.

MUARAENIM, TRIBUNSUMSEL.COM-Tahun 2020 Kabupaten Muaraenim menargetkan akan menjadi salah satu Kabupaten di Sumatera Selatan yang menjadi Kabupaten Layak Anak.

Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak dalam rangka percepatan Kabupaten Muaraenim Layak Anak, Rabu (21/8).

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Muaraenim, Ir H Ahmad Yani Sekda Muaraenim, Ir Hasanudin bahwa pihaknya berkomitmen tahun 2020 Kabupaten Muaraenim dapat menjadi KLA.

"Dan untuk itu dibutuhkan komitmen bersama, dan kepada Tim Gugus Tugas KLA dapat dilaksanakan dengan serius, seperti yang kita dengar tadi nilai kita sebenarnya lebih besar dari pada Kabupaten Pali dan Muratara yang sudah lebih dulu di nobatkan sebagai KLA, dan kita memiliki peluang untuk itu," katanya.

Tak hanya itu lanjutnya terkait data online, pihaknya meminta tim gugus juga dapat menyampaikannya dengan serius.

"Karena itu juga bagian dari penilaian, dan kita optimis jika semua tim bekerja dengan serius 2020 kita bisa jadi KLA," katanya.

Sementara itu Ketua Gugus tugas KLA, Ramlan Suryadi melalui Asisten III, Dr Hj Abdul Najib MM berkomitmen untuk mewujudkan harapan pemkab Muaraenim tersebut.

"Untuk itu semua yang dibutuhkan akan kita penuhi, termasuk memenuhi 24 indikator yang memperkuat KLA, dan 5 cluster yakni hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya dan perlindungan khusus," jelasnya.

Selain itu lanjutnya pihaknyapun telah melakukan beberapa upaya untuk menuju tujuan tersebut.

"Diantaranya membuat tim koordinasi gugus tugas KLA, membuat raperda tentang KLA, berkomitmen bersama dengan pemprov sumsel untuk menuju provinsi dan kabupaten /kota menjadi Provinsi, Kabupaten dan Kota KLA dan upaya-upaya lainnya," katanya.

Dilain pihak Rini Handayani SE MM, Staf Ahli Menteri Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak RI menyampaikan bahwa Muaraenim memiliki peluang besar menjadi KLA.

"Dimana nilai Kabupaten Muaraenim saat ini 628 point sudah cukup tinggi dan mengungguli Kabupaten Pali yang sudah lebih dullu dinyatakan KLA dengan nilai saat ini 501point,jika dikerjakan dengan serius,Muaraenimpun dapat dinyatakan KLA,"katanya.

Dijelaskan Rini untuk di Sumsel terdapat 628 ribu anak dan 30 persennya atau 188 ribu diantaranya ada di Muaraenim.

" Untuk Kabupaten dan Kota di Sumsel yang dinyatakan sudah KLA baru 6 Kabupaten dan Kota, dan harapan kita 2020, dari 17 kabupaten kota yang ada di Sumsel, 15 diantaranya jadi KLA," pungkasnya.

Editor: Erwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved