Stop Impor Pemain Luar, Gubernur Sumsel, Herman Deru:Perioritaskan Pesepakbola Lokal

Deru secara khusus kemilih Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk menjadi tuan rumah LDN Final seri Provinsi.

Stop Impor Pemain Luar, Gubernur Sumsel, Herman Deru:Perioritaskan Pesepakbola Lokal
DOK. HUMAS PEMPROV SUMSEL
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru foto bersama usai membuka Liga Desa Nusantara (LDN) Final Seri Provinsi Sumsel tahun 2019, bertempat di lapangan bolakaki Sungai Medak Kecamatan Banyung Lencir Kab.Musi Banyuasin (26/8/2019). 

Stop Impor Pemain Luar, Gubernur Sumsel, Herman Deru:Perioritaskan Pesepakbola Lokal

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU  - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru membuka dengan resmi Liga Desa Nusantara (LDN) Final Seri Provinsi Sumsel tahun 2019, bertempat di lapangan bolakaki Sungai Medak Kecamatan Banyung Lencir Kab.Musi Banyuasin (26/8/2019), ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam sambutannya mengaku bangga, dan dirinya secara khusus kemilih Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk menjadi tuan rumah LDN Final seri Provinsi. Menurutnya, LDN Final seri ini selain sebagai momentum untuk mencari bibit pesepakbola yang berprestasi, sehingga dapat dibina ke jenjang yang lebih tinggi.

“LDN yang diawali di Kabupaten Pali sebelumnya, merupakan proses pertandingan yang melibatkan langsung pemuda desa. Tujuannya untuk membuat sepak bola digemari oleh masyarakat tanpa memandang status sosial, jabatan dan usia. Semua sangat menggemari sepak bola,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemprov Sumsel tidak tinggal diam dalam menggalakan sepakbola sebagai olahraga masyarakat. Oleh sebab itu dirinya menyambut baik turnamen ini diselenggarakan secara berjenjang mulai dari Kabupaten/kota hingga ke tingkat Provinsi.

“Persiapan yang begitu matang, wasit dan juri yang bijak, kompetisi ini tidak hanya memberikan kemeriahan. Atas nama Gubernur dan pribadi Saya mengucapkan terimakasih atas keterlibatan seluruh elemen masyarakat yang ikut menyelenggarakan final ini dengan baik,” tambahnya.

Lebih jauh orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini menuturkan, LDN merupakan salah satu dari empat program prioritas Kementerian Desa PDTT sebagai wadah bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat dan potensi sesuai dengan bakat dan keahliannya.

“Pemprov Sumsel mencari bibit-bibit pesepak bola. Ada sekitar 70.000 lebih desa di Indonesia. Namun apa sebab club sepak bola kita selalu mentransfer pemain dari negara lain. Kita banyak bibit atlet unggulan hanya saja belum terseleksi,” pungkasnya.

Sementara Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Sumsel yang telah menunjuk Musi Banyuasin sebagai tuan rumah.

“Kami yakin sebuah kepercayaan yang harus diemban dan diberi tanggung jawab. Kabupaten Muba dianggap layak dan mampu, desa terjaga dengan baik dengan harapan langkah awal mengembangkan potensi anak-anak dalam potensi olahraga khususnya bola kaki,” tambahnya

Untuk diketahui, LDN tahun 2019 final Provinsi Sumsel ini merupakan salah satu pelaksana LDN dari 18 Provinsi yang ditunjuk sebagai penyelenggara kegiatan.

Penyelenggaraan LDN Seri Kabupaten/kota se- Provinsi Sumsel tahun 2019. Diikuti 5 kabupaten antara lain Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Pali, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten OKU Timur.

Adapun juara I tingkat Provinsi Sumsel akan diikutsertakan di Pertandingan Liga Desa Nusantara Tingkat Nasional di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur 23-27 September 2019 mendatang. (rel humas)

Editor: Eko Adiasaputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved