Polres OKU Timur Sudah Keluarkan 1.044 Surat Tilang

dari seluruh jumlah tilang yang dikeluarkan terbanyak didominasi oleh pelanggaran yang dilakukan oleh kendaraan roda dua.

Polres OKU Timur Sudah Keluarkan 1.044 Surat Tilang
TMC POLDA METRO JAYA
Ilustrasi penindakan tilang. 

Polres OKU Timur Sudah Keluarkan 1.044 Surat Tilang

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA – Hingga Agustus 2019 polisi Resort (Polres) Kabupaten OKU Timur melalui Satuan Lalulintas (Satlantas) sudah mengeluarkan surat tilang sebanyak 1.044 terhadap pengemudi yang melakukan pelanggaran lalulintas. Tingginya pelanggaran lalu lintas di OKU Timur didominasi oleh kendaraan roda dua.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH Sik melalui Kasat Lantas AKP Beni Nofiza didampingi KBO Lantas Iptu Yasman mengatakan, dari seluruh jumlah tilang yang dikeluarkan terbanyak didominasi oleh pelanggaran yang dilakukan oleh kendaraan roda dua.

"Pelanggaran yang dilakukan seperti tidak menggunakan helm ganda, perlengkapan kendaraan yang tidak lengkap dan tidak memiliki SIM maupun STNK,” ujarnya.

Ditambahkan Yasman, dari 1.044 surat tilang terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas tersebut masing-masing terdiri dari 400 Surat Izin Mengemudi (SIM), 600 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan 44 Kendaraan Bermotor (Ranmor). Sementara 300 pengendara lainnya tidak dikenakan tilang dan hanya diberikan surat teguran tertulis.

"Guna menekan pelanggaran lalu lintas kita tengah mempersiapkan Operasi Patuh Musi 2019 dengan sasaran semua pelanggaran lalu lintas," jelasnya.

Untuk itu pihaknya menghimbau kepada pengendara untuk lebih tertib lalu lintas dijalan karena jika masyarakat melakukan pelanggaran maka akan dikenakan denda maksimal yang telah ditentukan oleh undang-undang yang berlaku. Pihaknya berharap agar keamanan, keselamatan, ketertipan dan kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) benar-benar terwujud dan mampu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

"Dalam mengatasi permasalahan dibidang lalu lintas kita tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya. Dalam hal ini menciptakan pemerintah yang bertanggungjawab dalam membina dan memelihara Kamseltibcarlantas," katanya.

Dalam mengatasi permasalahan tersebut lanjutnya, perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi Kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh Stakeholder, sehingha dapat mengambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas yang dengan tuntas. (hen-sp)

Editor: Eko Adiasaputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved