Berita Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Tidak Minat Pakai Jasa Raphael Maitimo

Sriwijaya FC belum berminat datangkan pemain naturalisasi Raphael Maitimo yang kini berstatus tanpa klub pasca dicoret dari PSIM Yogyakarta beberapa w

Sriwijaya FC Tidak Minat Pakai Jasa Raphael Maitimo
ligaindonesia
Maitimo Saat Mempekuat SFC Beberapa Musim Lalu 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC belum berminat datangkan pemain naturalisasi Raphael Maitimo yang kini berstatus tanpa klub pasca dicoret dari PSIM Yogyakarta beberapa waktu lalu.

“Untuk sementara ini belum (minat datangkan Maitimo),” kata Manajer Tim Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, Kamis (22/8/2019).

Hendri melanjutkan selalu menerima masukan dari manapun, termasuk dari kelompok suporter terkait dengan perekrutan pemain Sriwijaya FC di putaran ke-2.

“Kita selalu menerima masukan dari siapapun, tapi kali ini kita belum minat datangkan Maitimo,” terangnya.

Bursa transfer pemain Liga 2 masih terbuka, tidak ada salahnya Sriwijaya FC mendatangkan pemain naturalisasi Raphael Maitimo.

Rekomendasi tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Sriwijaya Mania, Eddy Ismail, Kamis (22/8/2019).

"Sebenarnya Raphael Maitimo bagus untuk Sriwijaya FC. Selain bisa bermain di semua posisi, juga bisa jadi kekuatan SFC kalau naik kasta ke Liga 1," kata Eddy.

Eddy menjelaskan sosok pemain yang baru saja dicoret dari skuad PSIM Yogyakarta ini bisa menjadi pemain yang dicari oleh manajemen selama ini untuk diposisikan sebagai playmaker atau pengatur serangan.

"Dia bisa jadi playmaker juga bisa jadi gelandang bertahan," terangnya.

Dengan masuknya naturalisasi asal Belanda itu, sambung Eddy Sriwijaya FC lebih efisien mengingat sang pemain dinilai serba bisa diposisikan dimana saja.

Terlebih Sriwijaya FC butuh playmaker dan targetman sehingga menurutnya nama Maitimo adalah paling cocok.

"Dengan begitu SFC bisa menang dengan skor yang telak, jangan hanya menang tipis saja," ungkapnya.

Apalagi dengan target Liga 1, lanjut Eddy Laskar Wong Kito harus beli pemain yang bagus dan sesuai dengan kebutuhan tim agar tidak mubazir.

"Jangan yang sudah ada ditambah lagi, nanti jadi pemain cadangan saja akhirnya.

Seperti di posisi sayap, kita sudah terlalu banyak sehingga jika ada playmaker dan targetman maka serangan tidak hanya mengandalkan sayap saja," tukasnya.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved