Viral Wanita Terkulai di Halte Transmusi Palembang, Nur Afni Meninggal Dunia Pagi Tadi

Seorang wanita ditemukan terkulai tak berdaya di halte lorong Demak, Seberang Ulu 1 Palembang.

Viral Wanita Terkulai di Halte Transmusi Palembang, Nur Afni Meninggal Dunia Pagi Tadi
IRKANDI/TRIBUNSUMSEL.COM
Nur Afni saat mendapat pertolongan di RS Bari. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang wanita ditemukan terkulai tak berdaya di halte lorong Demak, Seberang Ulu 1 Palembang.

Dikatakan warga sekitar, wanita tersebut sudah sekitar satu minggu terbaring di halte tersebut.

Setelah warga berkordinasi, kemudian dibantu komunitas ACT (Aksi Cepat Tanggap) dan Rumah Zakat untuk membawa wanita tersebut ke Rumah Sakit Bari guna melakukan perawatan.

Lebih lanjut, sebagai relawan Rumah Zakat Ryan mengatakan, saat dibawa ke rumah sakit Bari sempat dilakukan perawatan di ruang IGD namun nahasnya nyawa wanita terasebut tidak tertolong sampai akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Bu Nur tak bisa bertahan, beliau menghembuskan nafas terakhir pada pukul 08.51 WIB. Sampai saat ini pihak Rumah Zakat Palembang dan Rumah Zakat riau masih berkoordinasi dengan pihak RS Bari terkait lokasi pemakaman," jelasnya.

Identitas tersebut terungkap setelah dilakukan penggeledahan terdahap tas yang dibawa wanita yang bernama Nur Afni (26) itu dan merupakan warga kepulauan Riau.

"Diketahui dari data kartu keluarga yang dibawa dalam tasnya, beliau kelahiran 17 Agustus 1992 beralamatkan Jalan Puncak RT. 003/ RW. 004 Desa Boncah Mahang, Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Mandau, Riau," ungkapnya.

Sementara itu, Rendy sebagai relawan ACT juga menceritakan bahwa hal itu bermula pada senin malam pukul 22.49 wib (19/8) tim Relawan Nusantara Rumah Zakat Palembang dan ACT Palembang mendapat laporan dari Sri Rahayu yang merupakan forum CSR.

"Sampai di lokasi kami langsung membawa beliau ke Rumah Sakit Bari Palembang. Begitu sampai rumah sakit langsung ditangani oleh pihak dokter dan rumah sakit, kemudian dipindahkan ke ruangan isolasi IGD," terangnya.

"Ketika itu mendapat penanganan intensif dari pihak dokter dan perawat hingga pukul 08.36 bu Nur mengalami koma sampai akhirnya dinyatakan meninggal tadi pagi," ceritanya Selasa (20/8/2019) siang

Sampai saat ini para relawan tersebut masih berkordinasi dengan komunitas di Riau guna memberi tahu dan mempertemukan dengan keluarga korban.

"Tadi sudah berkordinasi juga dengan pihak rumah sakit terkait pemakamannya nanti dimana belum bisa dipastikan karena keluarganya belum ada yang tahu," tutupnya.

Penulis: Irkandi Gandi Pratama
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved