Cerita Khas Palembang

Mengenal Lawang Buratan, Tembok Saksi Pertahanan Perang Palembang Tahun 1819

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Para sejarawan Palembang berkunjung ke Lawang Buratan yang terletak di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang

Mengenal Lawang Buratan, Tembok Saksi Pertahanan Perang Palembang Tahun 1819
Tribun Sumsel/ Irkandi Gandi Pratama
Lawang Buratan yang terletak di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang menjadi saksi sejarah perlawanan menghadapi Belanda. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Para sejarawan Palembang berkunjung ke Lawang Buratan yang terletak di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.

Kunjungan ini dalam rangkaian memeringati hari Kemerdekaan Indonesia tahun 2019.

Kunjungan dilaksanakan setelah upacara pengibaran Bendera sang saka merah putih, Sabtu 17 Agustus 2019,

Sebagai Penelusur Sejarah sekaligus menjadi Dosen di Universitas Sriwijaya, Rd Muhammad Ikhsan mengatakan,

kegiatan ini digagas oleh ikatan alumni atau IASMA Puspa dan para siswa SMA Negeri 2 Palembang untuk mengenang perang Palembang.

"Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI sekaligus moment 200 tahun peristiwa perang Palembang melawan Belanda tahun 1819," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (19/8/2019).

Sejarah Sekojo Palembang, Pernah Jadi Landasan Pacu dan Nama Berasal dari Bunga Jepang

Menurutnya, kegiatan ini sengaja dilakukan di Lawang Buratan Benteng Kuto Besak.

Tempat ini relatif asli hampir sama dengan keadaan tempat pada masa dua abad lalu.

"Lawang Buratan merupakan lawang atau pintu gerbang masuk ke luar Kuto Besak yang asli dibuat oleh bangsa Indonesia."

"Berbeda dengan bagian depan yang telah mengalami perombakan total oleh Belanda ketika berhasil mematahkan perlawanan Sultan Mahmud Badaruddin II," terangnya.

Sejarah Lengkap Pembangunan Jembatan Ampera Palembang, Ide Muncul Sejak Zaman Belanda

Halaman
12
Penulis: Irkandi Gandi Pratama
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved