Polres OKU Timur Imbau Masyarakat Antisipasi Karhutla

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan antisipasi terjadinya pembakaran hutan dan lahan serta ilalang, Polsek Belitang II

Polres OKU Timur Imbau Masyarakat Antisipasi Karhutla
Tribunsumsel.com
Polres OKU Timur 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan antisipasi terjadinya pembakaran hutan dan lahan serta ilalang, Polsek Belitang II,

Kabupaten OKU Timur terus menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Himbauan tersebut disampaikan untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan yang dapat menyebabkan bencana kabut asap.

"Dihimbau kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Belitang II untuk tidak melakukan pembakaran Lahan dan Hutan, karena sangat membahayakan," ungkap Kapolres OKU Timur melalui Kapolsek Belitang II IPTU Jhonson SH.

Menurut Jhonson, dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pihaknya dengan gencar melakukan pencegahan dengan memasang spanduk berisi himbauan menjaga agar tidak terjadi Karhutla.

"Ada juga pembagian selebaran dan himbauan kepada masyarakat dengan melibatkan seluruh personil dan Bhabinkamtibmas Polsek Belitang II serta meningkatkan kegiatan patroli di wilayah rawan terjadinya karlahutla," jelasnya.

Adapun himbauan yg dipasang bersifat mengajak masyarakat agar dapat mencegah dan menjaga terjadinya karhutla dengan mencoba menyentuh hati masyarakat yang memiliki lahan atau yang bertempat tinggal dekat dengan hutan atau lahan kosong.

"Ini sebagai salah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar," jelasnya.

Selain itu himbauan juga bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa dampak dari terjadinya karhutla merugikan berbagai pihak dan masyarakat banyak tanpa memandang usia.

"Salah satunya dampak yang disebabkannya adalah bencana asap yang dapat merusak kesehatan manusia terutama anak-anak dan balita yang merusak perkembangan anak tersebut," katanya.

Jhonson juga menyampaikan sanksi dan ancaman hukuman bagi pelaku yang sengaja membakar lahan perkebunan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku

untuk memberikan efek jera dan sebagai contoh bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan lainnya.

"Mari kita saling mengingatkan satu sama lainnya demi kemaslahatan umat manusia dan mahluk hidup umumnya. Mudah-mudahan kita sebagai manusia dapat membawa rahmat bagi seluruh alam," jelasnya.(hen).

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved