Berita Palembang

Mengingat 5 Misi dan 8 Rencana Strategis Harnojoyo-Fitrianti Jelang Satu Tahun Memimpin Palembang

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Bulan depan Walikota Palembang Harnojoyo dan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda genap setahun memimpin Palembang

Mengingat 5 Misi dan 8 Rencana Strategis Harnojoyo-Fitrianti Jelang Satu Tahun Memimpin Palembang
HUMAS PPP
Pasangan Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda (Finda) foto bersama sejumlah fungsionaris parpol pendukung usai deklarasi dukungan, Rabu (22/11/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Bulan depan Walikota Palembang Harnojoyo dan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda genap setahun memimpin Palembang.

Keduanya dilantik memimpin Palembang pada 18 September 2018.

Masih banyak program dan visi misi serta janji yang segera dan harus ditunaikan, Rabu (14/8/2019).

Pasangan Harfit (Harno Fitri) mengusung Palembang Emas Darussalam 2023.

Di dalam visi tersebut terkandung makna elok, madani, aman dan sejahtera darussalam.

Tertuang di dalam lima misi yakni :

  1. Mewujudkan pembangunan infrastruktur perkotaan yang terpadu,
  2. Mewujudkan masyarakat yang religius berbudaya beretika melalui pembangunan budaya integritas yang didukung pemerintahan yang bersih berwibawa dan profesional
  3. Mewujudkan Palembang kota yang dinamis sebagai simpul pembangunan regional nasional dan internasional yang kompetitif dan komparatif dengan menjamin rasa aman untuk berinvestasi,
  4. Mewujudkan ekonomi kerakyatan yang inovatif dan kreatif serta berdaya saing tinggi,
  5. Menjadikan Palembang kota pariwisata sungai dan budaya serta even olahraga kelas dunia yang harmoni antara kehidupan manusia dan alam.

Adapun isu strategis di Kota Palembang :

  1. Perekonomian, masih rentannya struktur perekonomian kota Palembang terhadap krisis.
  2. Pemukiman kumuh dan air bersih juga menjadi bahan. Dimana Besarnya luasan permukiman kumuh di Palembang menjadi hal ini sebagai salah satu isu strategis pembangunan.
  3. Selain itu, banjir dan sampah juga masuk dalam isi strategis.
  4. Masih rendahnya partisipasi warga untuk berperan aktif dalam kegiatan bank sampah maupun pemanfaatan bank sampah yang ada dan adanya 66 titik rawan banjir.
  5. Kemacetan di Palembang menjadi perhatian Jumlah ruas jalan yang memiiliki rasio kendaraan berbanding kapasitas yang tinggi, sehingga pada ruas-ruas tersebut sangatlah rawan kemacetan.
  6. Pendidikan Masih kuranngya sarana prasarana pendidikan, menyebabkan belum optimalnya pelayanan pendidikan bagi warga.
  7. Selanjutnya kesehatan adanya warga miskin yang belum terakses pelayanan kesehatan gratis dan juga dukungan asupan gizi yang memadai.
  8. Perdagangan dan investasi daerah kontribusi sektor perdagangan masih belum memenuhi target. Dan sektor perdagangan belum tercapainya kunjungan wisatawan di kota Palembang menunjukkan adanya program yang belum berjalan . (SP/ Yandi)
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved