HUT ke 74 RI

Takdir, Dulu Pernah Jadi Petugas Upacara di Hadapan Presiden, Berikutnya Sosok Ini Jadi Presiden RI

Takdir, Dulu Pernah Jadi Petugas Upacara di Hadapan Presiden, Berikutnya Sosok Ini Jadi Presiden RI

Takdir, Dulu Pernah Jadi Petugas Upacara di Hadapan Presiden, Berikutnya Sosok Ini Jadi Presiden RI
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Foto Ilustrasi (Anggota Paskibraka mengibarkan bendera merah putih dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka) 

SBY masih berpangkat Kolonel  bertugas menjadi Asisten Operasi Kodam Jaya.

Seperti yang diceritakan SBY di akun facebooknya tahun 2015 lalu.

"Tugas sederhana tetapi beresiko besar," kenang SBY 

Bagi Kolonel SBY tahun 1994 itu, tugas baris-berbaris merupakan hal yang biasa.

Bahkan sudah menjadi napas seorang prajurit, karena dilakukan secara rutin setiap hari.

Namun beda halnya dengan saat itu. 

"Tugas ini tetap saja (memiliki) risiko besar, dan penuh tekanan. Kalau berhasil, perwira yang bersangkutan akan tetap menempati jabatannya. Tapi bila gagal, karier militernya akan kelabu," ungkap SBY. 

Disaksikan langsung Panglima tertinggi ABRI saat itu Jenderal (Purn) Soeharto, karir militer SBY dipertaruhkan.

Syukur akhirnya dia berhasil memimpin upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI saat itu dengan lancar. 

Ketakutan SBY karirnya hancur akibat sedikit kesalahan dalam upacara berhasil dilaluinya.

Perasaan tegang pun berganti menjadi lega.

Perlahan-lahan napasnya mulai kembali normal.

Upacara berakhir.

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved