Profil Ike Mayasari, Caleg Termuda Suara Terbanyak di Dapil Paling Sulit

Ike Mayasari, sebagai seorang perempuan, ia tidak mengenal kata menyerah, untuk meraih salah satu kursi dari 12 kursi

Profil Ike Mayasari, Caleg Termuda Suara Terbanyak di Dapil Paling Sulit
ISTIMEWA
Ike Mayasari. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kabupaten Ogan Ilir (OI) dam Ogan Komering Ilir (OKI), untuk caleg DPRD Sumsel periode 2019- 2024 bukan hal yang mudah.

Pasalnya Dapil ini dianggap dapil neraka bagi mereka yang bertarung, meskipun ia seorang petahana.

Dari beberapa nama yang terpilih sebagai anggota di lembaga legislatif tingkat provinsi Sumsel tersebut, terdapat nama istri Bupati Ogan Ilir (OI) Ilyas Panji Alam yaitu Meli Mustika, adik kandung Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Iskandar yaitu Junaidi, dan anak mantan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki yaitu Muchendi Mahzarekki, maupun Ipar Gubernur Sumsel Herman Deru.

Namun terdapat sosok caleg "Srikandi muda" yaitu Ike Mayasari, sebagai seorang perempuan, ia tidak mengenal kata menyerah, untuk meraih salah satu kursi dari 12 kursi yang tersedia di dapil III tersebut.

Karir politik Ike sendiri tak terlepas dari sang ayah, yaitu politis senior di Sumael H Fikri Juhan.

Berkat bimbingannya dan konstituen di Kecamatan Tulung Selapam yang selama ini jadi basis keluarga selama ini, Ike pun bisa melenggang sebagai anggota DPRD Sumsel pada usia 29 tahun, pada 2014 lalu.

"Walaupun saya sendiri sadar saya seorang perempuan, yang sudah bersuami dan mempunyai anak, saya harus pintar mengatur waktu. Setiap manusia punya kemampuan untuk mengapai kesuksesan, tinggal mereka mau atau tidak," kata Ike.

Wanita yang maju melalui Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini, meraih suara tertinggi di Kabupaten OKI sebesar 30.831 suara. Namun, apabila ditambah dengan suara di kabupaten OI sebesar 5.445, total suara pribadinya berjumlah 30.831, atau terbanyak ke 2 di dapil III dibawah Meli Mustika yang mencapai 31.300 suara.

"Pada pemilu 2019 ini suara saya meningkat hampir 50 persen, dimana pada 2014 lalu saya hanya mendapatkan sekitar 15.900 suara saja, dan jelas persaingan sekarang lebih keras dibanding kemarin (2014)," jelas alumni SMA Negeri 6 Palembang ini.

Diungkapkan ibu tiga anak ini, adanya peningkatan signifikan suara pribadinya saat ini sudah diprediksi, mengingat hampir lima tahun duduk di DPRD Sumsel, ia sudah berbuat banyak bagi masyarakat Sumsel khususnya masyarakat di dapilnya selama ini.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved