Petambang Pagaralam Tewas Tertimbun

BREAKING NEWS, 2 Petambang Warga Desa Kerinjing Pagaralam Tewas Tertimbun Pasir, 1 Kritis

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Dua petambang di Talang Sekuad Desa Kerinjing sekitar pukul 14.30 WIB, tewas tertimbun pasir.

BREAKING NEWS, 2 Petambang Warga Desa Kerinjing Pagaralam Tewas Tertimbun Pasir, 1 Kritis
Istimewa
BPBD Kota Pagaralam melakukan evakuasi kepada tiga penambang yang tertimbun longsor dikawasan Desa Kerinjing Kota Pagaralam, Selasa (13/8/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Dua petambang di Talang Sekuad Desa Kerinjing sekitar pukul 14.30 WIB, tewas tertimbun pasir.

Sebenarnya ada empat petambang yang tertimbun pasir galian C di kawasan tersebut namun satu orang masih kritis dan satu selamat.

Dua korban meninggal yaitu Dedi (37 tahun) dan Miki (25 tahun) tewas tertimbun longsor di lokasi penambangan.

Sedangkan Mirlan (50 tahun), saat ini dalam keadaan kritis.

Sedangkan korban lainnya yaitu Tedi (40 tahun), berhasil diselamatkan warga.

Penjelasan Resmi BPBD Meninggalnya Teknisi Helikopter Water Boombing Pemadam Kebakaran Lahan

Camat Dempo Utara, Arjanggi Priatna saat dikonfirmasi membenarkan ada empat warganya yang tertimbun longsor.

Keempatnya benar warga Desa Kerinjing yaitu Dedi dan Miki yang tewas tertimbun longsor di lokasi penambangan dan Mirlan saat dalam kondisi kritia serta Tedi berhasil diselamatkan

"Ya ada empat warga kita yang tertimbun longsor ditambang galian C tradisional di Talang Sekuad."

"Saat ini korban telah dilarikan kerumah sakit untuk pemeriksaan. Sedangkan korban yang kritis dan selamat saat ini dirawat di rumah sakit umum daerah Besemah, untuk mendapat tindakan medis," ujarnya.

Tangis Meyssi Setelah Habis Foya-foya Rp 2,1 Miliar, Tak Diakui Keluarga dan Anak Kini Diurus Orang

Kepala Badan Pengangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, Patriot A Mudra membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan pihaknya sudah menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi.

Kapolsek Dempo Utara, Iptu Wempi membenarkan bahwasanya telah terjadi longsor tambang pasir dan batu, dan kini pihaknya telah memberi garis polisi untuk mensterilkan area penambangan.

"Korban yang meninggal sekarang telah di bawa ke rumah duka, untuk segera disemayamkan oleh pihak keluarga. Keempat korban diuga masih ada hubungan keluarga. Kita masih dalami apa penyebab longsor yang menelan korban jiwa ini," katanya.(SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved