Enzo Zenz Allie Dituding Terpapar Radikalisme, BIN Sebut Jangan Asumsi Apalagi Fitnah

Enzo Zenz Allie Dituding Terpapar Radikalisme, BIN Sebut Jangan Asumsi Apalagi Fitnah

Dok. SMA Al Bayan
Enzo Zenz Allie saat mengikuti seleksi masuk taruna TNI. Enzo ditemani ibunya yang merupakan wanita asal Sumatera Utara. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Enzo Zenz Allie Dituding Terpapar Radikalisme, BIN Sebut Jangan Asumsi Apalagi Fitnah

Kisah Enzo Zenz Allie dan kontroversinya ternyata masih berlanjut.

Jika kemarin Enzo Zenz Allie banyak dituduh terpapar radikalisme karena diduga berafiliasi dengan organisasi terlarang.

Kini taruna Akmil Magelang, Enzo Zenz Allie ini sampai membuat Juru Bicara Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto ikut bersuara.

Mengutip Kompas.com, Wawan meminta agar TNI bisa melakukan verifikasi lebih detail terkati dengan latar belakang taruna Akmil Magelang, Enzo Allie.

Juru Bicara Kepala <a href='https://sumsel.tribunnews.com/tag/badan-intelijen-negara-bin' title='Badan Intelijen Negara (BIN)'>Badan Intelijen Negara (BIN)</a>, Wawan Hari Purwanto menanggapi tudingan yang menyebut Enzo Allie diduga terpapar radikalisme,

KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO
Juru Bicara Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto menanggapi tudingan yang menyebut Enzo Allie diduga terpapar radikalisme,

"Mental ideologi (MI) tidak boleh ada yang berbeda dengan Pancasila. TNI perlu lakukan verifikasi lebih detail. Kata kuncinya dia (Enzo) harus steril dari ideologi yang berbeda," ujar Wawan.

Menurut Wawan, ideologi adalah salah satu dasar penting untuk menjadi seorang tentara.

Apalagi, sudah ada contoh kasus adanya aparat penegak hukum yang berpotensi terpapar paham-paham radikalisme.

"Faktanya, ada lho aparat yang berbelok. Seperti di Jantho, Aceh, ada aparat yang memiliki paham radikalisme, kemudian langsung dipecat.

"Di Poso juga ada, hal itu menunjukkan bahwa begitu bahayanya jika perekrutan tidak steril," imbuhnya.

Oleh karena itu, juru bicara Kepala BIN ini menyarankan agar TNI bisa lebih ketat dalam merekrut calon tarunanya.

"Kalau tidak steril itu berbahaya, kebijakan bisa mengarah ke kiri atau ke kanan yang tidak mengarah pada NKRI. Verifikasi perlu dilakukan, check and re-check," ujar Wawan.

Meski begitu, Wawan tetap beranggapan jika semua pihak harus menilai tudingan dugaan radikal terhadap Enzo Allie secara lebih obyektif.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved