Berita Lubuklinggau

DAMPAK KEMARAU 2019 : 62 Hektare Sawah di Lubuklinggau Terancam Kekeringan

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Musim kemarau diprediksi akan terjadi sampai akhir Agustus 2019.

DAMPAK KEMARAU 2019 : 62 Hektare Sawah di Lubuklinggau Terancam Kekeringan
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lubuklinggau Dedi Yansah 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Musim kemarau diprediksi akan terjadi sampai akhir Agustus 2019.

Sekitar 62 hektare lahan persawahan irigasi di Kota Lubuklinggau terancam mengalami kekeringan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Lubuklinggau, Dedi Yansyah, Senin (12/8/2019) mengatakan, 45 hektare lahan persawahan berada di wilayah Kelurahan Margarejo Kecamatan Lubuklinggau Selatan I.

Sementara sisanya 17 hektare berada di Kelurahan Taba Baru Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Dedi menjelaskan, potensi keringnya sawah irigasi diwilayah Margarejo, disebabkan karena volume irigasi susut karena musim kemarau.

Inilah 50 Nama Anggota DPRD Palembang Terpilih, Nama Lengkap dan Fraksinya 2019-2024

Kemudian diperparah karena air irigasi banyak terbagi dengan petani kolam.

"Apabila tak diselesaikan dalam waktu dekat, umur padi milik petani yang baru dua bulan itu akan puso, para petani pun akan sangat dirugikan," katanya.

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan teman-teman Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII untuk penangan masalah kolam tersebut.

Kemudian, potensi kekeringan diwilayah Taba Baru juga sama.

Hanya saja, potensi kekeringan diwilayah itu bisa teratasi asalkan program bantuan sumur bor dari pemerintah pusat bisa dimaksimalkan.

Mahasiswi di Palembang Ini Jadi Korban Begal di Pasar Induk Jakabaring, Motor dan Dompet Dirampas

"Saya sudah ke sana, namun ternyata tidak jalan, karena masyarakat banyak berpikir sendiri-sendiri. Seharusnya kekeringan bisa dicegah apabila mereka sama-sama mengoprasikannya," paparnya.

Lalu untuk wilayah Kecamatan Lubuklinggau Barat yang semula di khawatirkan mengalami kekeringan, namun, ternyata setelah dilakukan pengecekan irigasi Kasie lancar meski debit airnya kecil.

1.900 Hektare Sawah di Musirawas Terancam Kekeringan dan Gagal Panen, Petani Protes Tanam Pisang

Dedi menyebutkan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sampai 45 hari kedepan untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) akan mengalami kekeringan.

"Melalui Kementerian Pertanian kita disuruh membentuk Satgas kekeringan. Untuk wilayah Lubuklinggau kita sudah menggelar rapat bersama dan memetakan tanaman-tanaman yang berpotensi mengalami kekeringan," paparnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved