Berita Viral
Ayah Teledor Beri HP Miliknya ke Sang Anak, Rp 140 Juta Terkuras Dibelanjakan Barang Online
Ayah Teledor Beri HP Miliknya ke Sang Anak, Rp 140 Juta Terkuras Dibelanjakan Barang Online
TRIBUNSUMSEL.COM - Ayah Teledor Beri HP Miliknya ke Sang Anak, Rp 140 Juta Terkuras Dibelanjakan Barang Online
Belanja Online memberikan kemudahan bagi banyak orang.
Selain menghemat waktu, belanja online juga menyediakan banyak barang yang mungkin tidak tersedia di toko offline.
Namun kehadiran toko online juga terkadang menjadikan kita lebih konsumtif, karena kemudahan yang diberikan.
• Viral Video Orang Buang Sampah ke Sungai Musi Palembang, Gubernur Minta Pemkot Mengatasinya
• Kini Cari Uang Sendiri, Gisel Dibuat Merinding Saat Tiba-tiba Gempita Pertanyakan Soal Hal Ini
• Lucinta Luna Akhirnya Buka Suara Soal Nama Muhammad Fatah dan Sosok dari Pemilik Nama Tersebut
Namun, belanjaan itu ternyata bukan dilakukan olehnya, melainkan oleh putranya.
Melansir China Press, seorang bocah 6 tahun di Beijing berhasil membuat orangtuanya kaget setengah mati dengan total tagihan belanja online yang mencapai 70 ribu yuan (Rp 140 juta).

Kejadian ini diawali ketika ayah anak itu hendak mencarikan kado untuk istrinya melalui aplikasi belanja online.
Karena kebingungan dengan apa yang harus dibeli, pria itu hanya memasukkannya ke dalam daftar pembelian, sebelum memastikan yang mana yang harus dibeli.
Namun entah bagaimana, putrnya malah memproses pembelian dan semua barang-barang itu tiba di rumah mereka.
Pesanan termasuk di antaranya, cincin, lipstick, tas tangan dari merk ternama, yang jumlahnya sangat banyak, sampai sampai ruang tamu mereka dipenuhi dengan kotak.
Ayah anak itu memposting foto anaknya duduk di depan deretan kotak belanjaan yang dihantarkan ke rumah mereka.
Istri pria itu, awalnya senang dengan semua kado yang dibelikan oleh suaminya.
Tapi ketika mengetahui jumlah uang yang sudah dikeluarkan, wanita itu meminta agar barang itu dikembalikan.
Pria itu, menyimpan beberap benda untuk dijadikan hadiah bagi sang istri dan anaknya, namun sebagian besar belanjaan itu dipulangkan.
Karena tindakannya, bocah 6 tahun itu dihukum dengan menuliskan ulang tugas sekolahnya sebanyak 300 kali.