7 Caleg Terpilih PDIP Berpeluang Jadi Pimpinan DPRD Palembang

Sebagai partai politik peraih kursi terbesar ketiga setelah partai Demokrat dan Gerindra, PDIP yang meraih 7 kursi anggota DPRD Palembang

7 Caleg Terpilih PDIP Berpeluang Jadi Pimpinan DPRD Palembang
ARIF BASUKI ROHEKAN/TRIBUNSUMSEL.COM
Rapat Pleno penetapan nama anggota DPRD Kota Palembang terpilih periode 2019-2024. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebagai partai politik peraih kursi terbesar ketiga setelah partai Demokrat dan Gerindra, PDIP yang meraih 7 kursi anggota DPRD Palembang periode 2019-2024, dipastikan berhak meraih kursi pimpinan DPRD Palembang (wakil Ketua II), bersama Demokrat (ketua), Gerindra (wakil ketua I) dan PAN (wakil ketua III).

Meski meraih 7 kursi di DPRD Palembang pada pemilu 2019, jumlah kursi yang didapat PDIP tersebut berkurang 2 kursi dibanding pemilu 2014 lalu, yang meraih 9 kursi dan berhak ketua DPRD Palembang.

"Iya ada penurunan jumlah kursi, namun kita (PDIP), tetap meraih pimpinan DPRD Palembang," kata Wakil Ketua I Bidang Kehormatan DPC PDIP Palembang Ali Sya'ban, disela- seka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Palembang periode 2019-2024 di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (12/8/2019).

Mengenai siapa nanti yang berhak duduk di kursi wakik ketua DPRD Palembang dari PDIP, Ali mengaku dari 7 caleg PDIP terpilih memiliki peluang yang sama.

"Semua caleg terpilih PDIP Palembang memiliki peluang semua, karena incumbent," jelas ketua komisi III DPRD Palembang ini.

Diterangkan wakil ketua fraksi PDIP DPRD Palembang ini, dalam penentuan pimpinan nanti partainya memiliki mekanisme tersendiri, dan siapa yang ditunjuk adalah hak preogratif DPP PDIP.

"Prosesnya nanti ada surat juknis dari DPP untuk dilakukan rapat DPC Palembang, nanti DPC akan mengeluarkan 3 nama yang diserahkan ke DPD (provinsi) untuk diteruskan ke DPP, dan akan diputuskan satu nama," capnya.

Mengenai kriterianya sendiri, Ali mengungkapkan anggota terpilih yang direkomendasikan tersebut harus masuk dalam kepengurusan DPC (setingkat), harus pernah jadi anggota DPRD (pengalaman).

"Kriterianya seperti itu, termasuk caleg terpilih yang memiliki suara terbanyak jadi pertimbangan. Ada penilaian khusus DPP dan seluruhnya ditentukan pusat. Nama pimpinan itu biasanya setelah anggota DPRD dilantik, tapi bisa saja sebelum dilantik pada 30 September mendatang," tukasnya.

Sebelumnya, KPU Palembang melakukan rapat pleno terbuka Penetapan perolehan kursi dan calon wakil rakyat di ibu kota provinsi Sumsel tersebut, dilakukan ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, Senin (12/8/2019) di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved