Berita Mura

1.900 Hektare Sawah di Musirawas Terancam Kekeringan dan Gagal Panen, Petani Protes Tanam Pisang

Sudah dua pekan terakhir air irigasi di Desa J Ngadirejo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas mulai tak sampai lagi ke sawah

1.900 Hektare Sawah di Musirawas Terancam Kekeringan dan Gagal Panen, Petani Protes Tanam Pisang
Istimewa
Warga meluapkan emosi dengan tanam pisang karena sawah kering di Musi Rawas. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS-Sudah dua pekan terakhir air irigasi di Desa J Ngadirejo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas mulai tak sampai lagi ke sawah-sawah petani.

Hal itu disebabkan karena air irigasi yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat susut karena musim kemarau.

Selama ini petani masih bisa menyedot air dan dialirkan ke sawah-sawah mereka.

Namun saat ini sudah tak bisa lagi.

Tanah sawah pun mulai pecah-pecah karena mengalami kekeringan.

Bantah PHK Massal dan Bangkrut, COO NET TV : Karyawan Bersedia Mengundurkan Diri Diberi Benefit

Padi yang kini berumur 1-30 hari milik petani pun terancam gagal panen.

Puncaknya sebagai bentuk luapan kekecewaan dan bentuk protes kepada pemerintah.

Seorang petani menanam pohon pisang disawahnya sendiri.

"Ini sebagai bentuk kekecewaan petani. Karena memang kondisi irigasi yang bagus, namun airnya tak ada," kata Darma pada wartawan, Jumat (9/8/2019).

Ia bercerita, dahulu meskipun memasuki musim kemarau petani tidak terlalu khawatir. Karena air irigasi masih lancar dan para petani masih bisa menanam padi.

Cerita Sedih Ali Pindahkan Makam Ibu Gegara Beda Dukungan Calon Kepala Desa di Kayuagung OKI

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved