Wings Air Terbang Lagi Setiap Hari ke Lubuklinggau, Sempat Kurangi Penerbangan

Maskapai Wings Air sempat mengurangi jadwal penerbangan di Bandara Silampari karena penumpang dari Kota Lubuklinggau

Wings Air Terbang Lagi Setiap Hari ke Lubuklinggau, Sempat Kurangi Penerbangan
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Kepala Bandara Silampari Lubuklinggau, Rudi Pitoyo. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Maskapai Wings Air sempat mengurangi jadwal penerbangan di Bandara Silampari karena penumpang dari Kota Lubuklinggau menuju Palembang menurun.

Namun, dua pekan terakhir penerbangan yang dilakukan maskpai Wings Air sudah kembali normal setiap hari dari sebelumnya hanya sepekan tiga kali.

Kepala Bandara Silampari, Rudi Pitoyo mengatakan, jadwal penerbangan setiap hari itu mulai terregister di Bandara Silampari Lubuklinggau mulai dua pekan lalu.

"Surat dari Wings Air untuk pengajuan terbang setiap hari sudah kita terima, sebelumnya tiga kali seminggu sekarang sudah setiap hari," ungkapnya saat dihubungi Tribunsumsel.com, Kamis (8/8/2019).

Rudi menuturkan, menurut informasi
pengurangan penerbangan Wings Air beberapa waktu karena adanya rotasi pesawat. Sehingga membuat ketersediaan pesawat di Bandara Silampari di Kurangi.

"Jadi kalau ada satu pesawat yang menjalani perawatan atau kerusakan rotasinya akan berubah. Kemudian yang kedua karena pengaruh demand (permintaan) penumpang yang mengalami penurunan," ujarnya.

Rudi mengaku, untuk masalah penumpang di Bandara Silampari tujuan Kota Palembang dan Jakarta
slama ini secara grafik cukup baik, karena masih dikisaran angka 50 persen ke atas.

"Apalagi ini sudah mendekati momen hari kemerdekaan 17 Agustus mulai ramai. Jadi masing-masing maskapai akan memanfaatkan momen ini," tambahnya.

Selain itu, Rudi mengungkapkan jika pihak Bandara Silampari saat ini tengah melakukan perbaikan dan melakukan penimbunan pagar sekeliling bandara yang mengalami kerusakan.

"Kemarin kan banyak yang longsor karena timbunan. Jadi kita perbaiki sekarang, kalau tidak diperbaiki kta khawatir rusaknya makin parah dan bisa mengganggu penerbangan," paparnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved