Wako Perintahkan Cermati Kesehatan Hewan Kurban

Wako Pagaralam Perintahkan Dinas Terkait Harus Teliti Cek Kesehatan Hewan Kurban

Wako Perintahkan Cermati Kesehatan Hewan Kurban
Tribun Sumsel/ Euis Ratna Sari
Dua pekan menjelang hari raya Idul Adha 1439 Hijriyah, hewan kurban sudah mulai di perdagangkan di beberapa titik kawasan Palembang, Selasa (7/8/2018) 

 PAGARALAM, TRIBUNSUMSEL.COM - H-3 jelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriyah pedagang hewan kurban di Kota Pagaralam mulai diburu masyarakat yang hendak berkurban. Bahkan saat ini puluhan penjual hewan kurban musiman mulai bermunculan disejumlah sudut Kota Pagaralam.

Melihat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Dinas Pertanian dan Perternakan akan segera melakukan pemeriksaan kelayakan dan kesehatan hewan kurban yang dijual di Kota Pagaralam.

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Kamis (8/8/2019) menyebutkan, saat ini Dinas Pertanian dan Pertenakan sudah mulai melakukan pemeriksaan sejumlah hewan kurban yang ada di Rumah Potong Hewan (RTH) dan dalam waktu dekat akan memeriksa hewan kurban yang dijual penjual musiman.

Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Kota Pagaralam, Gunsono mengatakan, pihaknya sudah mulai melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban disejumlah RTH di Kota Pagaralam.

"Tim dokter hewan kita sudah mulai melakukan pemeriksaan hewan kurban dibeberapa RTH yang ada di Pagaralam. Ini untuk memastikan apakah hewan yang dijual sehat dan tidak cacat," ujarnya.

Selian itu, pihaknya juga akan memeriksa semua hewan kurban yang dijual oleh pedagang musiman. Pasalnya saat ini banyak sekali pedagang hewan kurban musiman yang tidak diketahui asal hewan kurban yang dijual.

"Kita juga akan memeriksa hewan kurban yang dijual pedagang musiman. Ini juga untuk memastikan bahwa hewan yang mereka jual aman untuk dikonsumsi dan layak jadi hewan kurban," katanya.

Sementara itu Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengingatkan petugas Dinas Pertanian dan Peternakan untuk teliti dalam melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang ada. Hal ini agar tidak ada hewan kurban yang akan kurbankan terjangkit penyakit.

"Saya harap semua petugas harus teliti dalam memeriksa hewan kurban. Jika perlu ajak juga pihak MUI untuk memastikan bahwa hewan kurban yang dijual di Pagaralam sudah cukup umur dan layak jadi hewan kurban," tegasnya.(one)

Editor: Erwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved