Siswa SMA Taruna Indonesia Tewas

Senior Jadi Tersangka Baru Tewasnya Siswa SMA Taruna Indonesia, Terancam Hukuman 15 Tahun

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG—Polresta Palembang menetapkan tersangka baru kasus tewasnya Wiko Jerianda, siswa SMA Taruna Indonesia

Senior Jadi Tersangka Baru Tewasnya Siswa SMA Taruna Indonesia, Terancam Hukuman 15 Tahun
M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Senior korban Wiko yakni AS ketika memukul perut Wiko saat rekontruksi di komplek Ponpes SMB II Palembang, Rabu (7/8/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG—Polresta Palembang menetapkan tersangka baru kasus tewasnya Wiko Jerianda, siswa SMA Taruna Indonesia.

Tersangka baru itu merupakan senior korban yang berinisial AS (16 tahun).

AS merupakan senior yang masih duduk di kelas 12, pada saat kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) berperan sebagai danton.

Meskipun statusnya kini sudah dinaikkan sebagai tersangka, namun AS tidak ditahan oleh petugas lantaran masih di bawah umur.

“Kita juga ada penyidik sehingga untuk sementara kita hanya meningkatkan statusnya saja tapi untuk kewanangan dan lain sebagainya untuk kewenangan penyidik nanti kita lihat kedepannya,"

"Apabila tidak kooperatif dan sebagainya bisa jadi penyidik mengambil langkah yang berbeda seperti penahanan tapi sejauh ini kooperatif,” kata Kapolresta Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah, Kamis (8/8/2019)

“Namun untuk sampai saat ini, sampai hasil gelar hanya statusnya saja yang kita naikkan dan masih dalam proses pendalaman dan untuk tersangka diminta untuk wajib lapor,” tambahnya.

Setelah Pingsan dan Kesurupan Wiko Malah Dipukul Senior, Siswa SMA Taruna Ini Tak Bisa Bangkit Lagi

Sementara, Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, mengatakan sejak dilakukan penyelidikan awal hingga penetapan status tersangka, pihaknya sudah bekerja sesuai UU yang berlaku.

“Mengingat tersangka ini masih dibawah umur, jadi dalam setiap rangkaian penyelidikan selalu didampingi pihak-pihak terkait seperti KPAI."

"Tersangka dikenakan pasal 76 dan 80 KUHP UU Nomor 35 Tahun 2014 (UU perlindungan anak), dengan ancaman 15 tahun penjara,” katanya

Halaman
123
Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved