Berita Lubuklinggau

Yansyah Tak Menyesal Membunuh Penjaga Keamanan Pasar Mambo Lubuklinggau, Ini Alasannya

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Dua tersangka pembunuh Medi Diansyah (21 tahun), penjaga keamanan pasar Mambo Lubuklinggau telah diamankan polisi

Yansyah Tak Menyesal Membunuh Penjaga Keamanan Pasar Mambo Lubuklinggau, Ini Alasannya
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersangka Cingcong (kiri) dan kakaknya Yansyah diamankan di Polres Lubuklinggau. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Dua tersangka pembunuh Medi Diansyah (21 tahun), penjaga keamanan pasar Mambo Lubuklinggau telah diamankan polisi.

Keduanya kakak beradik, Cincong (23 tahun) dan Yansyah (30 tahun), warga Jalan Irian RT 15, Kelurahan Talang Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Dihadapan polisi ketika dilakukan pers rilis, Yansyah mengaku tidak menyesal telah membunuh Medi Diansyah.

Menurutnya peristiwa itu sudah terlanjur terjadi.

"Idak menyesal karena itu lah terjadi, jalani saja pak," kata Yansyah saat ditanya Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono, saat pers rilis, Selasa (6/8/2019).

Pembangunan Jembatan Tebat Gheban di Jalan Lingkar Timur Pagaralam Dilanjutkan Tahun 2020

Ia menceritakan, saat itu adiknya Cincong pulang ke rumah melapor jika dia diancam akan dibunuh oleh Medi.

Kemudian Cincong mengaku jika ia akan ditusuk dari belakang.

Setelah mendengar cerita Cincong. Yansyah tak terima adiknya akan ditusuk.

Yansyah bersama Cincong langsung mengajak dua temannya untuk mencari Medi di Pasar Mambo Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono mengatakan, motif pelaku membunuh korban karena dendam.

Halaman
123
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved