Selama Satu Semester Polres OKU Selatan Ungkap 32 Kasus dan 41 Tersangka

Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan sejak semester pertama 2019 berhasil mengungkap 32 kasus dengan 41 orang tersangka

Selama Satu Semester Polres OKU Selatan Ungkap 32 Kasus dan 41 Tersangka
Sripo/ Alan Nopriansyah
Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana SIK, MH dalam press release ungkap kasus yang dilaksanakan di halaman Mapolres, Selasa (6/8/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA-Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan sejak semester pertama 2019 berhasil mengungkap 32 kasus dengan 41 orang tersangka.

32 kasus itu yang menjadi perhatian seperti tindakan kriminal curanmor, penganiayaan, kasus pembunuhan, kasus 289 pencabulan dan narkoba.

Demikian dikatakan Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana SIK, MH dalam press release yang dilaksanakan di halaman Mapolres, Selasa (6/8/2019).

Kasus pencurian dan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan motor tentang terungkap sebanyak 6 kasus dengan 8 orang tersangka dengan sejumlah barang bukti kendaraan sepeda motor.

Kemudian kasus penganiayaan sebanyak dua kasus dengan dua orang tersangka dan barang bukti (BB) senjata tajam.

Diantaranya yang terjadi di Kecamatan Simpang yang bermotif karena silau terkena lampu kendaraan yang menyebabkan korban mengalami putus tangan.

Untuk kasus pembunuhan berhasil diungkap yang terjadi di Desa Ulak Pandan Kecamatan Kisam Tinggi.

Pelaku berhasil diamankan di wilayah Lampung dengan BB satu sajam parang, yang sebelumnya menghebohkan warga OKU Selatan terhadap Pembunuhan petani kopi dengan digorok.

Selanjutnya pengungkapan kasus tentang pencabulan dengan diamankan satu orang Tersangka di Kecamatan Tigadihaji.

Selain itu juga berhasil diungkap kasus tentang peredaran barang haram Narkoba sebanyak 22 kasus dengan 29 orang tersangka dengan Barang Bukti Narkoba jenis shabu mencapai 30 gram dan pil ekstasi.

Selain itu juga pada operasi antik selama 2 pekan berhasil mengungkap 5 kasus berserta BB shabu 13,11 gram dan sejumlah pil ektasi dengan 7 orang tersangka.

Sementara untuk kasus Pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Talang Bali Desa Kota Baru, dengan melibatkan korban warga Desa Sinar Marga Kecamatan Kecamatan Mekakau Ilr masih dalam proses lidik dan pengembangan.

"Untuk kasus Pembunuhan yang terjadi di Mekakau Ilir saat ini masih dalam proses lidik, kami masih mengembangkan, dari keterangan yang didapat, masih dilakukan pendalaman,"terang Kapolres.

Selain itu terkait motif pembunuhan dikatakan Kapolres masih dalam analisa dan pengembangan oleh Satreskrim Polres OKU Selatan.

"Kita juga masih melakukan pendalaman pengembangan terkait modus dan motif yang mengarah pada pelaku,"pungkas Kapolres. (SP/ Alan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved