Gubernur Sumsel Herman Deru Nyatakan Pemprov Sumsel Siap Kelola POI

Kemenpora bersedia mengelola POI. Namun hal ini masih harus dibicarakan lebih lanjut bersama Kemenristek Dikti.

Gubernur Sumsel Herman Deru Nyatakan Pemprov Sumsel Siap Kelola POI
HUMAS PEMPROV SUMSEL
TINJAU POI - Gubernur Sumsel Herman Deru mendampingi Menpora RI Imam Nachrawi saat meninjau Politeknik Olahraga Sriwijaya (POI) di Jakabaring, Rabu (31/7/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru menyatakan siap mengambil alih pengelolaan Politeknik Olahraga Indonesia (POI).

Hal ini disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru ketika bertemu dengan mahasiswa POI di Jakabaring, Rabu (31/7/2019).

Semula secara kelembagaan pengelolaan POI berada di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Namun, berdasarkan peraturan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Politeknik Olahraga Indonesia (POI) kini berada di bawah Kemenristek Dikti. Keputusan ini secara otomatis menjadikan POI menginduk ke Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang.

Menanggapi putusan ini dan terkait kejelasan status dan juga kegiatan belajar mengajar POI, Gubernur Herman Deru bersama Menpora Imam Nachrawi menegaskan mereka siap mengawal dan memperjuangkan kejelasan status POI.

"Saya segera tindaklanjuti. Saya perintahkan kepada Kadispora (besok) untuk segera mengurus hal ini ke (pemerintah) pusat dan mencari titik terang", tegas mantan Bupati Oku Timur dua periode itu.

Dilanjutkannya, kendala dan permasalahan ini harus berkoordinasi dengan pusat. Pemprov Sumsel harus menunggu terlebih dahulu. Namun demikian apabila sekira kemungkinan buruk terjadi, pemprov Sumsel siap mengambil alih dan mengelola POI, karena aset POI seperti lahan adalah milik pemprov Sumsel.

Senada dengan Gubernur Sumsel Herman Deru, Menpora Imam Nachrawi mengungkapkan Kemenpora juga bersedia mengelola POI secara kelembagaan.

"Kemenpora bersedia mengelola POI. Namun hal ini masih harus dibicarakan lebih lanjut bersama Kemenristek Dikti. Saya juga minta kepada para mahasiswa POI untuk bersabar", tuturnya.

Diketahui sebelumnya, bermulanya Politeknik Olahraga Indonesia (POI) berawal dari MoU antara Pemprov Sumsel bersama Kemenpora RI pada 15 Juni 2017. Dalam hal ini pemprov Sumsel menyediakan lahan, Kemenpora mempersiapkan perizinan dan operasionalnya

Kemudian juga dari hasil review yang dilakukan, sebelumnya pemprov menyediakan lahan seluas 17,61 hektare, menjadi 10 hektare lahan. Lahan selebihnya dikembalikan kepada Pemprov Sumsel. Namun jika pada perkembangannya POI membutuhkan tambahan lahan, Pemprov Sumsel siap menambah hibah lahan bagi POI. (rilis humas pemprov sumsel)

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved