Bento Tiga Kali Beraksi di Lubuklinggau, Akhirnya Ditembak Polisi

Seorang pelaku spesialis tindak kejahatan pencurian ditembak unit reskrim Polsek Lubuklinggau Utara karena melawan saat akan ditangkap.

Bento Tiga Kali Beraksi di Lubuklinggau, Akhirnya Ditembak Polisi
ISTIMEWA
Tersangka saat diamankan di Polsek Lubuklinggau Utara 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUBSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Seorang pelaku spesialis tindak kejahatan pencurian ditembak unit reskrim Polsek Lubuklinggau Utara karena melawan saat akan ditangkap.

Pelaku yakni Bento alias Rinto (22 tahun) warga Jalan Fatmawati RT 03, Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur 2, Kota Lubuklinggau.

Pelaku Bento ditangkap di tempat persembunyiannya di Kabupaten Kepahyang, provinsi Bengkulu, Senin (29/17/2019) kemarin. Ia terlibat tiga kasus pencurian sekaligus di Kota Lubuklinggau.

Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Harison Manik mengatakan, pelaku ditangkap atas laporan dari korbannya yang terakhir yakni Ade Redho Pangestu (19 tahun) warga Jln Nangka RT 04 Kelurahan Batu Urip.

"Aksi pencurian dilakukan pelaku Bento terjadi pada bari Rabu (24/7/2019) lalu di Jln Mangga Besar Kelurahan Ponorogo," katanya pada Tribunsumsel.com, Selasa (30/7/2019).

Positif Konsumsi dan Simpan Sabu, Bripka TZ Diamankan di Sel Khusus Polres Lubuklinggau

Satu Tahanan Perempuan Kabur, Kejari Lubuklinggau Mengaku Kekurangan SDM

Modus pelaku mencuri motor Suzuki Satria FU milik korban dengan cara mengambil motor koban yang tengah terparkir di dalam gudang penampungan ayam potong milik bosnya Sam.

"Kemudian motor dihidupkannya di jalan, dan langsung dibawanya pergi ke daerah Kepala Curup. Dan dijualnya seharga Rp 1,3 juta. Mendapati motornya hilang korban melapor ke Polsek Lubuklinggau Utara," paparnya.

Mendapat laporan anggota Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi korban dan saksi lainya yang mengetahui kejadian tersebut.

"Kemudian didapat informasi bahwa pelaku sedang berada di daerah Kepahyang Bengkulu, anggota Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara dipimpin Katim Buser Aiptu Araumanu beserta anggota opsnal melakukan pengejaran," ungkapnya.

Saat itu pelaku sedang berada dirumah saudaranya, namun saat dilakukan penangkapan, pelaku melawan setelah diberi tembakan peringatan ke atas bukannya menyerah malah tambah melawan.

"Khawatir kabur anggota kita terpaksa menembak kaki kanannya dengan timah panas. Kemudian langsung diintrogasi, pelaku mengakui motor hasil curiannya telah dijualnya pada A di daerah Kepala Curup," ujarnya.

Mendapat laporan itu, anggota Buser langsung menuju ke rumah A di Kepala Curup, namun saat tiba di rumahnya, A melarikan diri namun motornya berhasil disita setelah di lakukan pemeriksaan.

Pelaku juga mengakui jika sebelumnya sudah sering ikut melakukan pencurian motor lainnya, diantaranya tiga kali di wilayah Hukum lubuklinggau. Yang jadi sasarannya adalah parkiran warnet dan di parkiran rumah penduduk.

"Termasuk pelaku mengakui jika kelompok ini ikut mencuri tiga unit motor besar milik Sam tahun 2018 lalu bersama tiga orang temannya yang masih dalam pengejaran," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved