BSB Wajibkan Pegawai Kenakan Pakaian Khas Sumsel, Begini Alasannya

Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB) Achmad Syamsudin mewajibkan seluruh pegawai Bank Sumsel Babel setiap hari rabu memakai pakaian berbahan kain-ka

BSB Wajibkan Pegawai Kenakan Pakaian Khas Sumsel, Begini Alasannya
IST
Direksi dan pegawai Bank Sumsel Babel menggunakan pakaian yang terbuat dari kain khas Sumsel untuk mengangkat kearifan lokal juga mensejahterakan UMKM. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Hartati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB) Achmad Syamsudin mewajibkan seluruh pegawai Bank Sumsel Babel setiap hari rabu memakai pakaian berbahan kain-kain khas tradisional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk mendukung dan mempopulerkan potensi daerah.

Kebijakan ini dilakukan untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memproduksi kain tradisional khas lokal seperti kain jumputan, kain tenun belongsong, batik jufri, songket, Batik cual, dan batik khas kabupaten atau kota di Sumsel dan Bangka Belitung.

Kebijakan ini membuat pelaku UMKM terbantu karena pegawai Bank Sumsel Babel berbondong-bondong ke pusat industri kain khas maupun ke toko penjual pakaian khas lokal untuk membeli kain tersebut.

Dengan jumlah pegawai yang mencapai 2.650 orang kebijakan ini dapat mengangkat UMKM industri kecil produksi kain lokal, hal sesuai program Gubernur Sumsel dan Babel untuk mensejahterakan UMKM.

"Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk tetap selalu mendorong UMKM lokal untuk tumbuh lebih baik lagi," ujar Syamsudin, Senin (29/7/2019).

Penulis: Hartati
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved