Ternyata Obesitas Juga Picu Kanker, Ini Penjelasan Dokter Zulkhair Ali dari IDI Sumsel
Belakangan ini banyak sekali terdengar kabar berita tentang penyakit kanker.
Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Belakangan ini banyak sekali terdengar kabar berita tentang penyakit kanker.
Terutama yang menimpa publik figur seperti yang terbaru ini Agung Hercules yang terkena kanker otak.
Tahukah anda ternyata salah satu penyebab kanker juga dipengaruhi oleh obesitas?.
Menurut dr Zulkhair Ali, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumsel obesitas dapat menyebabkan berbagai sumber macam penyakit.
• Arswendo Atmowiloto Meningggal Dunia Akibat Kanker Prostat, Ternyata Bercinta Bisa Mencegahnya
• Citra Kirana Bagikan Kabar Sedih, Sang Ayah Idap Penyakit Kanker, Postingan Banjir Komentar Artis
"Diantaranya ya struk, kanker, diabetes, jantung dan kolesterol tinggi. Penyakit-penyakit ini bisa timbul akibat obesitas," ujarnya, Jumat (26/7/2019).
Dokter RSMH ini juga mengatakan faktor resiko obesitas yakni dipengaruhi beberapa hal. Diantaranya yakni kebiasan makan yang berlebih dan tidak terkontrol, perilaku, pola aktivitas , psikologis dan genetik
"Orang yang badanya gemuk pasti makannya banyak. Dia enak makan tapi kurang melakukan aktivitas. Kebiasaan buruk inilah yang harus dibuang," jelas dia.
Ia menjelaskan obesitas ini ada dua macam yakni obesitas exogenous dan obesitas endogenous.
"Obesitas exogenous yaitu yang diakibatkan makanna yang lebih dengan aktivitas yang rendah sedangkan obesitas endogenous yakni akibat ganguan metabolisme," bebernya.
Lanjutnya, kebiasaan makan yang buruk masih menjadi penyebab obesitas ini banyak terjadi saat ini.
"Makan-makanan manis, junk food, minum-minuman soft drink, kurang istirahat, main games inilah membuat kondisi badan kita jadi obesitas," tegas dia.
Karena itu, sangat dianjurkan untuk mengatur pola makan yang baik. "Menghentikan makan tak seserdehana, orang yant biasa makan banyak kalau disuruh mengurangi pasti mereka gelisah," katanya.
Karena itu, penataan obesitas ini bisa dilakukan dengan diet, olahraga dan modifikasi perilaku.
"Makan sesuai kebutuhan saja, kurangi kalori untuk turunkan berat badan, perbanyak makan sayur-sayuran, jangan makan lebih dari satu piring dan kurangi kebiasaan ngemil," ungkap dia.
Katanya, tidak makan saat malam hari apalagi menjelang tidur sangat dianjurkan karena ini bisa mempengaruhi penuruan berat badan.
"Kalau lapar saat malam lebih baik sangat dianjurkan makan buah-buahan saja," beber Zulkhair.