Perampok Asal Merapi Lahat Ini Akhirnya Menyerah, Satu Tembakan Mendarat di Kaki Alex Toni

Alex Toni (38) mungkin menyangka Polisi (Polres Lahat) sudah lupa atas peristiwa kejahatan yang ia lakukan 7 Agustus 2017, yang lalu.

Perampok Asal Merapi Lahat Ini Akhirnya Menyerah, Satu Tembakan Mendarat di Kaki Alex Toni
ISTIMEWA
Pelaku Alex didampingi anggota Satreskrim Polres Lahat, saat mendapatkan perawatan di RSUD Lahat. Pelaku tertembak akibat melarikan diri saat akan ditangkap 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Alex Toni (38) mungkin menyangka Polisi (Polres Lahat) sudah lupa atas peristiwa kejahatan yang ia lakukan 7 Agustus 2017, yang lalu.

warga Desa Lubuk Betung, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, ini terlibat kasus pencurian dengan kekerasan (perampokan) yang dilakukan bersama Enggi serta Jang Hardin.
Namun, keduan temanya ini sudah lama ditangkap dan kini sudah menjalani hukuman.

Dua tahun menghindari kejaran polisi, Alex menetap di hutan di kawasan desanya.

Selama dalam persembunyian tersebut ia berupaya tidak diketahui warga maupun petugas.
Sayangnya, seperti kata pepatah sepandai pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga. Anggota Satreskrim Polres Lahat, yang sudah 'Mencium' keberadaan tersangka bergerak melakukan pengejaran di kawasan hutan.

Saat tiba di lokasi, Kamis (25/7) sekira pukul 17.00 wib petugas mendapati tersangka. Lantaran tersangka juga melihat kedatangan petugas seketika betusaha melarikan diri.

Anggota Satreskrim Polres Lahat yang tidak mau buruanya lepas berusaha menghentikan dengan melakukan tembakan peringatan.

Sayangnya, peringatn tersebut tak diindahkan pelaku hingga salah satu anggota melakukan tembakkan terukur hingga mengenai pelaku. Namun, Alex masih enggan menyerah dengan terus berlari menghindari kejaran petugas. Alex tampaknya hafal betul kawasan hutn sehingga membuat petugas kehilangan jejak.

"Pelaku ini terkait perkara pencurian dengan jekerasan pasal 365 KUHP sekira dua tahun lalu. Dilakukan bersama tiga orang rekanya. Dua orang sudah ditangkap namun satu lagi masih buron. Korbanya adalah Ngatiman warga Pagar Agung Lahat. Saat itu mengendarai dump truk BG 8504 EF. Dierjalanan ia dicegat lalu dipukuli dan diikat di semaka belukar di kawasan merapi. Lalu mobilnya dibawa kabur para pelaku," ungkap Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Satria Dwi Darma SIK, Jumat (26/7).

Dikatakan Satria, setelah berhasil menghindari kejaran Anggotanya, pelaku ini diantar keluarga menyerahkan diri.

"Ya tidak lama usai melakukan pengejaran pihak keluarga menyampaikan jika pelaku akan menyerahkan diri," ujarnya.

Satria menambahkan ada satu tersangka lagi yang masih burin dalam kasus tersebut. Namun, pihaknya sudah mengantongi nama. "Sudah kita kantongi nama pelaku lainnya dan kita tetapkan sebagai DPO. Kami peringatkan agar segera menyerahkan diri," Tegas Satria. Cr22

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved