Bupati Muaraenim Minta OPD Segera Siapkan Desain Rencana Aksi Inovasi Tahun 2019

Muaraenim telah menjadi pilot project oleh LAN RI sebagai Laboratorium Inovasi Daerah sejak 2015 yang lalu, dengan harapan dapat muncul inovasi baru

Bupati Muaraenim Minta OPD Segera Siapkan Desain Rencana Aksi Inovasi Tahun 2019
tribunsumsel.com
Suasana Asistensi Penyusunan Rencana Aksi Inovasi / Design (RAI) Lingkup Pemkab Muaraenin Tahun 2019 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM -- Bupati Muaraenim akan menegur sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Muaraenim yang tidak menyetorkan Designe Rencana Aksi Inovasi untuk tahun 2019.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Muaraenim melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Dr Ir HM Najib MM dalam acara Asistensi Penyusunan Rencana Aksi Inovasi / Design (RAI) Lingkup Pemkab Muaraenin Tahun 2019,Kamis, (25/7/2019) di ruang Pangripta Bappeda Muaraenim.

"Seperti yang kita ketahui bahwa Muaraenim telah menjadi pilot project oleh LAN RI sebagai Laboratorium Inovasi Daerah sejak 2015 yang lalu, dengan harapan dapat muncul inovasi-inovasi terbaru dari masing-masing OPD guna mewujudkan visi dan misi kabupaten Muaraenim," katanya.

Namun lanjutnya hingga saat ini diperkirakan masih banyak OPD yang belum menyetorkan rencana inovasinya.

" Dan untuk yang tidak menyetor rencana aksi Inovasi, saya harapkan untuk dibuatkan surat teguran dari Bupati Muaraenim,Hal ini dilakukan selain untuk mengingatkan, juga sebagai keharusan karena kabupaten Muaraenim merupakan kabupaten percontohan," tegasnya.

Untuk itu lanjutnya pihaknya mengingatkan kepada seluruh OPD di ruang lingkup Pemkab Muaraenim untuk segera menyetorkan minimal satu inovasi ke Pemkab Muaraenim.

" kegiatan hari ini merupakan pertemuan pertama berupa tahapan penggalian ide usulan inovasi perangkat daerah yang akan di asistensi oleh RI dan Champion Inovator Kabupaten Muaraenim, di mana semua ide inovasi yang telah diserahkan ke bank, dan nantinya bisa menjadi inovasi daerah Pemerintah Kabupaten Muaraenim untuk diimplementasikan serta diikutsertakan dalam kompetisi sistem inovasi pelayanan publik (SINOVIK) oleh Kemenpan-RB, Inovasi Administrasi Negara oleh LAN RI dan Inovatif Government Award (IGA) oleh Kemendagri serta Budipraja dari Kemenristikdikti," jelasnya.

Ia juga mengajak semua OPD untuk terus menumbuhkan ide inovasi guna meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Muaraenim hal ini sesuai dengan amanat gubernur Sumatera Selatan bahwa setiap unit di Kabupaten Muaraenim wajib membuat minimal 1 inovasi dalam satu tahun.

" hal tersebut untuk mengoptimalkan pelayanan publik secara efektif dan efisien sehingga visi dan misi kabupaten Muaraenim dapat segera terwujud," katanya.

Ditambahkannya dengan keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Muaraenim dalam kompetisi inovasi-inovasi tersebut diharapkan dapat memperoleh hasil yang terbaik dengan harapan Pemerintah Kabupaten Muaraenim mendapat Insentif dari Pemerintah Pusat Untuk Pendapatan Daerah serta yang paling utama meningkatkan pelayanan publik dan daya saing daerah. (ika/Adv)

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Lisma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved