Bangunan Rumah Korban Kebakaran Talang Jawa Kabupaten PALI Hampir Rampung

Progres pengerjaan bangunan rumah korban musibah kebakaran di Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI

Bangunan Rumah Korban Kebakaran Talang Jawa Kabupaten PALI Hampir Rampung
SRIPO/REIGAN PALASPA
Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan saat meninjau bangunan rumah korban kebakaran di Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Progres pengerjaan bangunan rumah korban musibah kebakaran di Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) hampir rampung dikerjakan, Selasa (23/7/2019).

Musibah kebakaran ini terjadi pada, Minggu (15/5/2019) lalu menghanguskan 3 rumah warga milik, Gusti, Nuriah dan Herman. Dan satu orang korban meninggal dunia akibat diduga tidak sempat menyelamatkan diri.

Berbagai instansi serta masyarakat secara swadaya membatu korban kebakaran, sehingga bisa dibangunkan rumah yang dikoordinir Polsek Talang Ubi, Pemda serta Koramil 404/03 Pendopo.

Kapolsek Talang Ubi Kabupaten PALI, Kompol Okto Iwan Setiawan menuturkan bahwa pengerjaan 3 bangunan rumah korban kebakaran ini sudah mencapai 95 persen.

Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, sehingga sedikit bisa meringankan beban warga yang terkena musibah.

"Sebagai salah satu tugas Polri untuk cepat, tanggap dan sigap menyikapi terhadap musibah yang menimpa masyarakat khusunya di kawasan Talang Ubi PALI," ungkap Kapolsek Kompol Okto, Selasa.

Menurut dia, smentara ini bangunan 3 rumah korban kebakaran tersebut, pengerjaannya hanya tingga finishing.

"Kita tinggal menyerahkan, jika semuanya sudah selesai maka akan langsung diserahkan secara simbolis kepada korban," jelasnya.

Selain itu, untuk lebih mendekatkan masyarakat serta lebih menumbuhkan kecintaan terdapap Polri, pihaknya juga telah mendapat permintaan agar warga Rejosari yang terkena bencana sama agar dibuatkan rumah.

"Kita masih mencari apasaja yang dldibutuhkan, sehingga bantuan rumah warga di Rejosari bisa direalisasikan," katanya.

Sementara, Gusti korban kebakaran yang juga kehilangan salah satu anggota keluarganya mengatakan, bahwa sejak kejadian kebakaran itu dirinya tinggal di rumah tetangganya.

"Rumah dan isinya semuanya hangus, tidak ada sisa. Dengan adanya bantuan ini tentu kami sangat berterimakasih, karena kalau kami pribadi, tidak mungkin membangun kembali rumah itu," tuturnya.
(SP/cr2)

Editor: Ray Happyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved