Berita Muratara

Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Rawas Muratara Ditemukan Pakai Jaring Ikan 

Bocah tenggelam di sungai Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin (22/7/2019)

Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Rawas Muratara Ditemukan Pakai Jaring Ikan 
BPBD Muratara
Warga melayat korban tenggelam di sungai Rawas Desa Aringin, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Bocah tenggelam di sungai Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin (22/7/2019).

"Korban (tenggelam) sudah ditemukan, kondisinya meninggal dunia," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara, Zulkifli kepada Tribunsumsel.com.

Korban tenggelam tersebut bernama Supran (12 tahun), anak dari pasangan Abadi (39) dan Rogayanti (35), warga Desa Aringin, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Muratara, Kasir Masuli yang turun langsung ke lokasi menjelaskan korban tenggelam diperkirakan pada pukul 14.00 WIB.

BREAKING NEWS : Pemalak Ditembak Mati Sopir Truk di Palembang Pura-pura Jual Air Mineral

"Informasi yang kami dapat sekitar pukul 13.30 WIB itu korban ini masih ada bermain di sekitar rumahnya. Nah, sekitar pukul 14.00 WIB lebih barulah warga heboh ada anak tenggelam," katanya.

Keluarga korban dibantu warga setempat langsung melakukan pencarian dengan cara menyelam dan menggunakan jaring lempar menangkap ikan.

Jasad korban akhirnya ditemukan warga menggunakan jaring ikan pada pukul 17.40 WIB sekitar 200 meter dari lokasi awal korban tenggelam.

"Korban kemudian dibawa ke rumah orangtuanya dan langsung dimakamkan pada malam ini juga," kata Kasir Masuli.

Pihaknya mendapat informasi bahwa korban sudah ditemukan saat sedang di perjalanan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dikatakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Muratara dan Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Sumatera Selatan yang siaga di Kabupaten Musi Rawas tetap melanjutkan perjalanan ke lokasi.

"Walaupun kami dapat kabar di jalan, tapi kami tidak mutar balik, kami tetap ke lokasi, kami juga mengikuti prosesi pemakaman korban, setelah itu baru pulang," ujarnya.

MK Tolak 3 Gugatan Perselisihan Pemilu di Sumsel, Termasuk Gugatan Caleg PKS

Mewakili Pemerintah Kabupaten Muratara pihaknya menyampaikan turut berduka cita kepada orangtua korban atas musibah yang menimpa keluarga tersebut.

Dia juga menghimbau kepada seluruh warga khususnya yang bertempat tinggal di pinggir sungai agar berhati-hati dan selalu mengawasi anak saat bermain, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved