Berita Selebriti

Arswendo Atmowiloto Meningggal Dunia Akibat Kanker Prostat, Ternyata Bercinta Bisa Mencegahnya

Sastrawan dan wartawan senior Arswendo Atmowiloto meningggal dunia pada Jumat (19/7/2019) pukul 17.50 WIB karena penyakit kanker prostat

Arswendo Atmowiloto Meningggal Dunia Akibat Kanker Prostat, Ternyata Bercinta Bisa Mencegahnya
Net
Gejala kanker prostat 

3. Banyak makan sayuran dari keluarga cruciferous

Brokoli
Brokoli (Pexels.com)

Nama sayuran cruciferous mungkin masih terdengar asing di telinga.

Namun, sayuran yang berasal dari keluarga cruciferous ini memiliki manfaat yang telah teruji untuk membantu mencegah kanker. Dikutip dari National Cancer Institute, sayuran ini kaya akan nutrisi seperti karotenoid, vitamin C, E, dan K, folat, serta mineral.

Selain itu, sayuran ini juga mengandung sekelompok zat yang dinamakan glucosinolates, yang merupakan bahan kimia yang mengandung sulfur.

Ketika sayuran ini mulai masuk ke saluran pencernaan, zat glucosinolates dipecah untuk membentuk senyawa aktif yang bisa memberikan efek antikanker.

Jenis sayuran cruciferous yang perlu Anda konsumsi sebagai cara mencegah kanker prostat yaitu bokchoy, brokoli, kubis, kembang kol, lobak, dan selada air.

4. Menjaga berat badan tetap ideal

Berbagai penelitian menemukan fakta bahwa berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko kanker prostat.

Namun, para peneliti juga belum menemukan hubungan pasti mengapa kegemukan membuat seseorang menjadi lebih rentan terkena kanker prostat.

Akan tetapi, mencegah tentu lebih baik daripada mengobati bukan? Untuk itu, mulai sekarang jaga pola makan Anda agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

5. Berolahraga secara teratur

Ilustrasi olahraga jalan kaki pada sore hari.
Ilustrasi olahraga jalan kaki pada sore hari. (Lifealth)

Menjaga tubuh tetap aktif dengan berolahraga secara teratur membantu Anda untuk tetap sehat dan bugar, termasuk terhindar dari kanker prostat.

Olahraga juga membantu Anda untuk mempertahankan berat badan ideal.

Tak perlu lama-lama, olahraga 15-30 menit setiap hari atau tiga jam dalam seminggu sudah cukup untuk mendapatkan manfaatnya.

6. Tidak mengonsumsi suplemen vitamin E tambahan

Penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute menguak bahwa terlalu banyak mengonsumsi vitamin E dapat meningkatkan risiko kanker prostat agresif.

Selama asupan Anda telah mengandung 15 mg vitamin E, Anda tidak membutuhkan suplemen vitamin E tambahan.

Cukup penuhi kebutuhan vitamin E harian dari makanan yang biasa Anda makan sehari-hari seperti dari almond, bayam, brokoli, dan alpukat.

7. Sering ejakulasi

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

Dengan begitu, risiko timbulnya kanker prostat di tubuh pun menjadi berkurang.

Simpulan ini didapatkan dari penelitian yang dilakukan pada 2.338 pria.

Dari hasil penelitian didapatkan fakta bahwa pria yang masturbasi selama lima kali atau lebih dalam seminggu ternyata memiliki kemungkinan 34 persen lebih kecil untuk terkena kanker prostat di usia 70 tahun.

Jadi, Anda punya satu lagi alasan untuk sering-sering berejakulasi.

Baik itu saat bercinta dengan pasangan atau saat bermasturbasi.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Belajar dari Arswendo, Ini Tanda Kanker Prostat yang Harus Diwaspadai" dan helloSehat

Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved