Benarkah Barbie Kumalasari Bukan Seorang Advokat? Pengurus Peradi Buka Suara, Kartu Anggotanya Beda

Benarkah Barbie Kumalasari Bukan Seorang Advokat? Pengurus Peradi Buka Suara, Kartu Anggotanya Beda

Benarkah Barbie Kumalasari Bukan Seorang Advokat? Pengurus Peradi Buka Suara, Kartu Anggotanya Beda
kolase screenshoot acara Okey Boss
Bukti KTA Pengacara Barbie Kumalasari yang ditunjukkan ke Raffi Ahmad 

Pitra Romadhoni juga mengatakan bahwa di ijazah Barbie Kumalasari terdapat tulisan tangan dan ketika dicek di Dikti tidak ditemukan nomor ijazahnya.

“Saya sudah mendapatkan ijazah, ijazah beliau dan itu ada tulisan tangan di jazah tersebut dan itu kita cek nomor ijazah tersebut itu tidak ditemukan juga di Dikti,” ujar Pitra Romadhoni.

tangkap layar Youtube/Trans TV Official
Bukti pencarian nomor ijazah Barbie Kumalasari di website Forlap Dikti

Selain nomor ijazah yang tidak ditemukan, kartu keanggotaan atau yang menunjukkan bahwa ia benar seorang advokat pun berbeda dengan milik Pitra Romadhoni.

Pitra Romadhoni mendapatkan kartu anggota daro PERADI yaitu Perhimpunan Advokat Indonesia, sedangkan Barbie Kumalasari mengaku mendapatkan kartu tersebut dari Organisasi Kongres Advokat Indonesia.

Kartu keanggotaan milik Pitra Romadhoni dan Barbie Kumalasari
tangkap layar Youtube/Trans TV Official
Kartu keanggotaan milik Pitra Romadhoni dan Barbie Kumalasari

Untuk menghindari kebingungan, klien Pitra Romadhoni yang juga pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia menindaklanjuti hal ini agar diperiksa oleh Polda Metro Jaya.

Jika Barbie Kumalasari terbukti berbohong atas profesinya sebagai advokat, ia bisa dijerat pasal dan bisa dihukum secara pidana.

Klien dari Pitra Romadhoni juga menginginkan skripsi dari Barbie Kumalasari untuk diselidiki oleh pihak Polda Metro Jaya.

“Jika skripsi seseorang itu mengandung unsur copy paste ataupun plagiat itu bisa dicabut, bahkan itu ada ancaman pidananya diatur pada pasal 70, ancaman pidananya 2 tahun penjara dan denda Rp 200 juta,” ujar Pitra Romadhoni.

Di samping itu, klien dari Pitra Romadhoni yang juga seorang advokat dan pengurus dari Perhimpunan Advokat Indonesia juga ikut angkat bicara.

“Barbie, mbak seorang perempuan yang cantik, bukan harus menciptakan sebuah kebohongan untuk mengangkat ekstabilitas diri, apakah kebohongan lagi ngetren? Tapi tidak harus seperti ini. Kalau kebohongannya tentang harta, segala macam kita nggak open, ini tentang profesi, profesi advokat itu bukan gampang,” terangnya.

Bagaimana menurutmu?

Sumber: https://www.grid.id/read/041788878/pengurus-perhimpunan-advokat-indonesia-buka-suara-soal-profesi-barbie-kumalasari-sebagai-advokat-kartu-anggotanya-beda-punya-barbie-palsu?page=all

Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved