Siswa SMA Taruna Indonesia Tewas

Kasus Siswa Tewas Ikut MOS, Widodo : Tidak Masuk Akal Guru BK Jadi Pembina Pelatihan Fisik

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan masih terus melakukan evaluasi menyeluruh SMA Taruna Indonesia Palembang

Kasus Siswa Tewas Ikut MOS, Widodo : Tidak Masuk Akal Guru BK Jadi Pembina Pelatihan Fisik
Tribun Sumsel/ Melisa Wulandari
Kadisdik Sumsel Widodo 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan masih terus melakukan evaluasi menyeluruh SMA Taruna Indonesia Palembang.

Evaluasi mulai dari kurikulum yang digunakan hingga mekanisme soal perekrutan tenaga pengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Widodo menyesalkan kenapa sekolah menugaskan guru yang baru masuk atau diterima baru satu pekan itu sebagai pembina Masa Orientasi Siswa (MOS).

Selain itu, guru yang ditunjuk itu bukanlah guru olahraga yang notabennya memahami soal takaran dalam pemberian pelatihan fisik pada siswa.

"Dia (Tersangka) itu diterima sebagai guru BK disana tapi kok malah jadi pembina MOS dan memberi pelatihan fisik ke siswa padahal bukan bidangnya,"

"Ini tidak masuk akal. Saya nilai dia belum dewasa secara Psikologis, belum bisa mengatur emosi dia sendiri makanya ketika kondisi lelah emosinya memuncak," jelasnya, Rabu (17/7/2019).

Pemprov Sumsel Siap Bantu Biaya Pengobatan Wiko, Korban Kritis Kasus SMA Taruna Indonesia

Lanjut Widodo, dalam aturan pelaksanaan MOS sendiri tidak dibenarkan melakukan kontak fisik, walaupun setingkat sekolah militer pun pelatihan fisik ada takarannya.

Saat sudah melampaui ukurannya maka peristiwa seperti inilah yang terjadi.

"MOS itu isinya mengenalkan, menerima mereka, dan mereka merasa diterima oleh guru dan lainnya," jelasnya.

Menurutnya, Kegiatan yang dilakukan di luar komplek sekolah harus mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan sehingga dapat dimonitor perkembangannya,

Tersangka Kasus SMA Taruna Indonesia Baru Sehari Kerja, Orangtua Obi Frisman Merasa Ada Kejanggalan

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved