Kabar Gembira: Satu Petani Sawir di Sumsel Bisa Terima Rp 100 Juta, Dana Replanting

Tahun ini pemerintah kembali menganggarkan dana untuk peremajaan kelapa sawit.

Kabar Gembira: Satu Petani Sawir di Sumsel Bisa Terima Rp 100 Juta, Dana Replanting
Tribunsumsel.com/Defri Irawan
Ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tahun ini pemerintah kembali menganggarkan dana untuk peremajaan kelapa sawit.

Setiap petani akan menerima dana replanting sebesar Rp25 juta per hektar dengan maksimal lahan yang direplanting seluas 4 hektar.
Sehingga, jika dikalkulasikan seorang petani bisa menerima dana stimulan sebesar Rp 100 juta.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arpian mengatakan, untuk tahun 2019 Usulan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) mencapai 23.027 hektar.

Namun dari usulan tersebut, realisasi peremajaan yang disetujui pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDKS) tahun ini hanya mencapai 14.900 hektar dengan total anggaran yang akan diberikan mencapai Rp372,5 miliar.

Dana tersebut akan dicairkan sesuai dengan kebutuhan petani dalam melalukan replanting. Misal, petani hendak melakukan proses pembukaan lahan, petani mengusulkan ke BPDKS untuk meminta jatah dana yang mereka terima

"Dana Rp 25 juta untuk satu hektar itu sebenarnya masih belum mencukupi untuk proses replanting. Oleh karenanya petani harus mencari dana lainnya untuk proses replanting," jelasnya, Rabu (10/7/2019).

Rudi menambahkan, pihaknya saat ini tengah mendorong calon penerima bantuan untuk melengkapi persyaratan administrasi berupa KTP, legalitas lahan, serta proposal replanting tanaman sawit. Nantinya, setelah proposal disetujui, dana replanting akan langsung ditransfer ke rekening petani melalui kelompok tani.

"Kesulitannya memang harus mengajukan usulan atau rencana replanting dari petani. Mereka harus mengajukan bersama kelompok tani. Jika ada satu petani saja dalam kelompok yang tidak memenuhi syarat, maka akan mengganggu petani lainnya," tutup Rudi.(cr26)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved