Nama di Ijazah Sering Salah, Disdik Palembang Undang 240 Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Palembang menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tata cara penulisan ijazah SMP di aula lantai 3 Dinas Pendidikan Kota Palembang

Nama di Ijazah Sering Salah, Disdik Palembang Undang 240 Sekolah
MELISSA/TRIBUNSUMSEL.COM
Dinas Pendidikan Kota Palembang menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tata cara penulisan ijazah SMP di aula lantai 3 Dinas Pendidikan Kota Palembang 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Pendidikan Kota Palembang menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tata cara penulisan ijazah SMP di aula lantai 3 Dinas Pendidikan Kota Palembang yang mengundang 240 perwakilan dari SMP negeri dan swasta di Kota Palembang.

Ini untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dalam penulisan ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan menanggapi keluhan masyarakat terkait penulisan ijazah.

Kepala bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang, Herman Wijaya mengatakan digelarnya bimtek tata cara penulisan ijazah ini karena banyaknya keluhan dari masyarakat terkait permasalahan penulisan ijazah.

"Masyarakat mengeluh sering terjadi kesalahan dalam penulisan ijazah, dan penulisan ijazah ini sebenarnya susah susah gampang ya karena kalau salah satu huruf saja bisa fatal maka dari itu kami mengadakan bimtek ini dengan mengundang 240 perwakilan dari SMP negeri dan swasta," jelasnya, Selasa (9/7/2019).

Jarak Pemondokan JCH Embarkasih Palembang ke Masjidil Haram Hingga 4 Kilometer

Khusus Hari Ini, Telkomsel Manjakan Pelanggan dengan Promo Paket Data 20 GB Seharga Rp 100.000

Dia juga mengatakan tujuan dari bimtek ini selain mendengarkan keluhan dari masyarakat juga untuk menekan kesalahan dalam penulisan. "Jadi di bimtek ini kami dari Dinas Pendidikan Kota Palembang mengarahkan bagaimana menulis ijazah dari poin 1 hingga poin terakhir," katanya.

"Sehingga format penulisannya sama semua dan kegiatan ini sudah kami lakukan selama 3 tahun terakhir ini dan seperti tahun sebelumnya tidak banyak perubahan, tahun ini penulisan nilai dilakukan pembulatan dan tidak boleh ada desimal," jelasnya.

Penulisan ijazah ini juga sesuai dengan 8355 mengenai pengesahan nama anak yang mengikuti ujian nasiona dan ujian sekolah secara nasional. "Kalau dulu kan pembagian ijazah itu terganting jumlah anal di sekolah sekarang itu disesuaikan jumlah anak yang mengikuti ujia nasional," katanya.

"Untuk tahun ini Dinas Pendidikan kota Palembang juga telah membagikan sebanyak 26 ribu eksemplar ijazah SMP negeri dan swasta," katanya. (Elm)

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved